Berita

Gedung Kejaksaan Agung/Net

Politik

Survei Indikator: Kinerja Kejaksaan Agung Pengaruhi Kepuasan Publik pada Presiden Jokowi

MINGGU, 02 OKTOBER 2022 | 19:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung turut memengaruhi tingkat kepuasan publik atau approval rate terhadap kinerja Presiden Joko Widodo.

Begitu pandangan responden dalam survei terbaru Indikator Politik Indonesia. Survei ini, dipaparkan Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi secara daring, Minggu (2/10).

Dikatakan Burhanuddin, ada kenaikan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja presiden. Menurutnya, kenaikan tersebut bahkan terjadi hanya dalam waktu sepekan.


Pada survei terbaru, 13-20 September 2022, tingkat kepuasan presiden berada di angka 67,2 persen. Pada survei sebelumnya, yakni dalam rentang 5-10 September 2022, tingkat kepuasan terhadap kinerja Jokowi masih berada di angka 62,6 persen.

“Saya dua alasan yang membuat approval rate Jokowi rebound. Salah satunya terkait kondisi penegakan hukum,” kata Burhanuddin.

Dalam temuan terbaru, lanjutnya, Kejaksaan menjadi lembaga penegak hukum yang paling dipercaya publik, meninggalkan pengadilan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hingga Kepolisian.

“Selama saya melakukan survei, terutama terkait opini publik, belum pernah Kejaksaan berada di peringkat paling atas,” ujarnya

Di sisi lain, Burhanuddin menyampaikan, tingginya tingkat kepercayaan publik berkorelasi positif terhadap kepuasan kinerja presiden. Pasalnya, secara administratif, Kejaksaan berada di bawah presiden.

“Kepala negara secara administratif berada di atas Kejaksaan. Ini (tingginya kepercayaan publik terhadap Kejaksaan) berpengaruh terhadap citra positif presiden,” pungkasnya.

Survei ini digelar pada 13-20 September 2022 dengan melibatkan 1.200 warga negara Indonesia (WNI), yang telah memiliki hak pilih, di 34 provinsi sebagai responden.

Para responden diwawancarai secara tatap muka oleh pewawancara terlatih. Adapun toleransi kesalahan sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya