Berita

Komika Pandji Pragiwaksono. (Foto: Tangkapan Layar Netflix)

Publika

Pandji Pragiwaksono Pecah

SENIN, 05 JANUARI 2026 | 12:00 WIB

PANDJI PRGIWAKSONO sedang trending topik. Special Show bertajuk Mens Rea jadi perbincangan. Padahal special show itu Agustus lalu dengan 10 ribu penonton. Pecah. Stand up Comedian terbesar se-Asia Tenggara.

Lebih pecah lagi saat special show itu ditayangkan di Netflix. Jadi trending satu di Netflix. Banyak yang memuji, banyak pula yang mengkritik. Bukan soal yang pro-rezim atau yang oposisi. Tak harus selalu begitulah. 

Kasihan juga Raffi Ahmad. Terhakimi meski bukan lewat pengadilan soal cuci uang. Tapi Pandji menggarisbawahi misalnya, andaikan atau kalau. Kritik atas nama komedi itu sah, tapi selalu menusuk ke hati yang paling dalam.


Gibran Rakabuming Raka juga kasihan. Tapi dibela Tompi. Dokter artis atau penyanyi yang hebat memperbaiki wajah orang itu.  Bukan membela, melainkan meluruskan. Tapi Tompi pun mengakui penampilan Pandji Pragiwaksono hebat.

Dedi Mulyadi alias KDM yang juga disinggung langsung membalas. Ia minta Padnji melihat dirinya Gubernur Konten dan Kenyataan. KDM memang lain dari yang lain. Ia tak mau diam saja kalau dikritik orang, apalagi jadi bahan candaan atau olok-olokan. Kelahi pun mungkin ia mau.

Itulah hebatnya media. Agustus lalu, tapi masih bisa melambung sekarang. Malah mungkin bisa selamanya, karena special show Panji itu bersejarah. Padahal masih berbayar lo. Diposting gratis, semakin tegak tali.

Fenomena Stand up Comedy kita saat ini luar biasa. Grup-grup baru bermunculan. Lewat kanal YouTube, bahkan merambah dunia film. Film Agak Laen Menyala Pantiku tiba-tiba menjadi film terlaris sepanjang masa.

Tak perlu seganteng Reza Rahadian, Nicholas Saputra, atau secantik Dian Sastro, untuk jadi bintang film. Okky Rengga saja, mantan kiper PSMS Medan bisa. Ini hari panennya komunitas Stand up Comedy di Indonesia.

Menurut saya komunitas Stand up Comedy Indonesia saat ini adalah komunitas terkuat. Apalagi mereka juga berkolaborasi dengan komunitas aktivias lainnya. Ke depan, bukan mustahil komunitas menjadi penentu di Republik ini, kalau mereka bisa kelompok menyalurkan aspirasi untuk hal apa pun.

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting 

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya