Berita

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang setelah pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya/Net

Politik

Abaikan Saran Kapolres Malang, Pimpinan Komisi III Minta Direktur Pelaksana PT LIB Diperiksa

MINGGU, 02 OKTOBER 2022 | 18:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penegak hukum dalam hal ini Polri diminta segera memeriksa PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyusul Tragedi Kanjuruhan usai laga Arema FC Vs Persebaya dalam lanjutan Liga 1 pada Sabtu malam (1/10).

Pemeriksaan itu, pentin dilakukan mengingat PT LIB dianggap telah mengabaikan saran Kapolres Malang AKBP Perli Hidayat yang meminta waktu pertandingan dimajukan ke sore hari demi keamanan.
 
"Saran saya, pihak kepolisian wajib segera periksa Direktur Pelaksana PT LIB,” tegas Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (2/10).


Pemeriksaan Direktur Pelaksana PT LIB diperlukan untuk mengetahui alasan penyelenggara pertandingan bersikeras melaksanakan laga pada pukul 20.00 WIB. Padahal, Kapolres Malang sudah memberikan saran dan meminta memajukan jadwal pertandingan di sore hari pukul 15.30 WIB.

"Ini mengingat sebelumnya telah diprediksi oleh Kapolres Malang akan bakal ada kerusuhan jika dilaksanakan pertandingan di malam hari,” katanya.

"Mengapa pihak pelaksana PT LIB bersikeras dengan jadwal malam hari? Apakah ada tendensi dengan judi online, jika jadwal pertandingan dilaksanakan malam hari? Semua wajib diusut tuntas,” imbuhnya.

Legislator dari Fraksi PAN ini mengaku kecewa dan sedih atas insiden tewasnya ratusan orang usai pertandingan Arema FC vs Persebaya, Sabtu malam (1/10).

"Awan gelap menyelimuti sejarah sepakbola kita, bahkan juga dunia. Saya sangat sedih peristiwa tragis ini,” tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya