Berita

Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto dan Presiden RI, Joko Widodo/Net

Politik

Prabowo Pilih Umbar Kedekatan dengan Jokowi saat Ditanya Gugatan UU Pemilu soal Cawapres

SABTU, 01 OKTOBER 2022 | 13:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Syarat pencalonan presiden dan wakil presiden sebagaimana tertuang dalam Pasal 169 huruf n UU 7/2017 tentang Pemilu belum lama ini digugat oleh Sekretaris Bersama (Sekber) Prabowo-Jokowi 2024/2029.

Gugatan atau judicial review ini dilayangkan pendukung Prabowo-Jokowi agar Jokowi bisa melenggang di Pilpres sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo.

Disinggung mengenai gugatan pendukungnya itu, Prabowo yang menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gerindra ini enggan menanggapinya secara gamblang. Prabowo yang juga duduk sebagai Menteri Pertahanan di pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin ini justru lebih memilih mengumbar kedekatannya dengan presiden.


"Saya, Anda tahu kan, chemistry saya sama Pak Jokowi," ujar Prabowo saat ditemui usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Monumen Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu pagi (1/10).

Mantan Danjen Kopassus ini mengaku sudah mengikuti perkembangan yang ada dan telah berkoordinasi dengan Jokowi.

"Anda tahu saya ini selalu berkoordinasi dengan Pak Jokowi sebagai katakanlah pemimpin," sambungnya menegaskan.

Maka dari itu, Prabowo meyakini sesuatu perbaikan untuk bangsa dan negara bisa tercapai jika ada kesatuan dan persatuan di antara dua pihak.

"Kita sadar bahwa dengan kesatuan dan kekompakan agar Indonesia kuat dan berhasil itu terbukti. Jadi kita akan bicarakan terus yang terbaik untuk bangsa, untuk negara kita akan pikirkan," demikian Prabowo.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya