Berita

Para petani sawit di Muaro Jambi mendorong Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri maju di Pilpres 2024/Net

Politik

Geram Korupsi Belum Habis, Petani Sawit Dorong Firli Bahuri Jadi Presiden

SABTU, 01 OKTOBER 2022 | 13:28 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dukungan agar Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri untuk maju menjadi calon presiden 2024 terus disuarakan masyarakat di berbagai daerah.

Kali ini, dukungan datang dari sejumlah petani sawit Desa Tantan, Muaro Jambi kepada Firli Bahuri. Bahkan para petani menggelar aksi dukungan di tengah ladang sawit, Sabtu (1/10).

Dukungan tersebut tak lepas dari kinerja Firli sebagai pemegang tongkat komando pemberantasan korupsi sudah berjalan dengan baik. Dengan majunya Firli sebagai capres, diharapkan masa depan Indonesia bisa benar-benar bebas dari praktik rasuah.


"Kita tahu semua, apa yang membuat kita masih tidak sejahtera, hidup susah sampai sekarang itu karena korupsi masih merajalela. Padahal negara ini kaya raya," kata koordinator aksi, Trendi dalam orasinya.

Para petani mengaku geram karena masih banyak orang, termasuk oknum pemerintah hingga oknum penegak hukum nekat melakukan korupsi  yang membuat masyarakat kecil tidak sejahtera.

Mereka lantas membentangkan spanduk ucapan terima kasih kepada KPK dan Firli Bahuri, yang dinilai tegas dan berani menangkap pelaku korupsi, termasuk yang terbaru menindak Hakim Agung.

Saat ini, KPK di bawah komando Firli Bahuri telah menunjukkan komitmen pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu, dari pejabat tingkat bawah bahkan hingga Hakim Agung.

"Pak Firli KPK terbukti nyata menangkap para maling, semua ditangkap tanpa pandang jabatannya. Terima kasih Pak Firli. Untuk itu, supaya korupsi benar-benar habis, kami meminta dengan sangat agar Bapak (Firli Bahuri) mau maju jadi presiden," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya