Berita

Jaksa Agung ST Burhanudin (podium tengah) saat konferensi pers bersama Menteri BUMN Erick Thohi (paling kiri)r/Net

Politik

ST Burhanudin Sabet Penghargaan Internasional, Langkah Erick Thohir Kolaborasi dengan Kejagung Disarankan Diikuti

SABTU, 01 OKTOBER 2022 | 05:43 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kementerian dan lembaga negara lainnya disarankan mengikuti jejak Jaksa Agung ST Burhanudin usai mendapat penghargaan dari International Association of Prosecutors (IAP) di Georgia.

Wakil Ketua Dewan Pembina Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Ubaidillah Amin mengapresiasi capaian Jaksa Agung. Kata Ubaid, capaian itu salah satunya hasil dari kolaborasi penegakan hukum antara Jaksa Agung dan Kementerian BUMN.

Catatan Ubaid, kolaborasi itu dimulai sejak Menteri BUMN Erick Thohir datang menemui Jaksa Agung untuk melaporkan kasus kejahatan di perusahaan BUMN Garuda Indonesia dan ASABRI," demikian kata Ubaidillah kepada Kantor Berita Politk RMOL, Sabtu (1/10).


Atas capaian Jaksa agung, Pengasuh Ponpes Annuriyah, Kaliwining, Jember ini berharap, lembaga dan kementerian lainnya sama-sama membangun upaya kolaborasi yang menyerupai langkah Erick Thohir selaku Menteri BUMN.

Ubaid menilai, keberanian Erick Thohir mendatangi Kejaksaan Agung untuk melaporkan dugaan penyelewengan di kementeriannya adalah langkah penting.

"Yang mana tujuannya agar dunia internasional semakin membuka mata bahwa penegakan hukum di indonesia hari ini sudah benar-benar berubah dan semakin bisa dipercaya," demikian penekanan Ubaid.

Pengurus Lembaga Falakiyah PBNU ini meyakini, kepercayaan duia internasional terhadap proses penegakan hukum di Indonesia akan terus membaik. Dengan demikian, salah satu dampaknya adalah proses pembangunan akan berjalan dengan baik.

"Saya yakin ketika trust (kepercayaan) Internasional semakin percaya akan penegakan hukum di Indonesia, akan berdampak baik kepada perkembangan negara kita," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya