Berita

Direktur Riset Indonesia Presidential Studies (IPS), Arman Salam/RMOL

Politik

Bagi Arman Salam, Pertemuan Puan-AHY Bisa jadi untuk Jegal Capres Tertentu

SABTU, 01 OKTOBER 2022 | 05:23 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Di tengah kabar akan bertemunya Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono muncul berbagai spekulasi politik. Salah satu yang muncul, keduanya bisa saja bertemu untuk menjegal figur tertentu yang layak diusung di tahun 2024 mendatang.

Pandangan itu disampaikan Direktur Riset Indonesia Presidential Studies (IPS), Arman Salam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (1/10).

Menurut Arman, saat ini peta koalisi terkait dengan Pilpres 2024 masih sangat cair. Sehingga seluruh Parpol sedang melakukan penjajakan politik.


Meski demikian, Arman membaca, selain penjajakan koalisi, juga nampak gerakan elite partai sangat kental nada saling potong-memotong.

"Misalkan figur Anies Baswedan yang juga salah satu primadona Capres nasibnya ada di tangan tiga partai yakni Nasdem,  Demokrat dan PKS karena ketiga partai tersebut yang nampaknya bisa diandalkan Anies," demikian bacaan Arman.

Bagi Arman, rencana pertemuan AHY dan Puan sangat mungkin terjadi. Analisa Arman,  selain penjajakan koalisi bisa juga komunikasi pesan dari motif jegal menjegal figur atau calon tertentu.

Lebih lanjut, Arman menganalisa, dalam sejarah koalisi. agak sulit demokrat dan PDIP berkoalisi. Sebab, aja dan ratu dari kedua partai tersebut langgamnya masih perang dingin atas atas kejadian masa lampau.

"Tapi politik tidak selalu bundar kadang kotak kembali pada sebesar apa kepentingan saling beradu dan terakomodir," pungkas Arman.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya