Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Dedi Kurnia Syah: Hanya Seteru Argumen, Tidak Mengejutkan Jika Puan dan AHY Bertemu

SABTU, 01 OKTOBER 2022 | 04:51 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Terkait kabar Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani akan bertemu, dinilai bukanlah sesuatu yang mengejutkan publik.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah berpendapat, sejauh ini tidak ada persoalan antara PDIP dan Demokrat dalam ruang politik.

Analisa Dedi, seteru antara PDIP dan Demokrat lebih pada adu argumen semata, tidak sampai pada kepentingan politik.
"Terlebih Puan memerlukan dukungan siapapun untuk maju di Pilpres 2024, dan AHY bagaimanapun juga saat ini punya pengaruh, utamanya di poros kontra kekuasaan," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (1/10).

"Terlebih Puan memerlukan dukungan siapapun untuk maju di Pilpres 2024, dan AHY bagaimanapun juga saat ini punya pengaruh, utamanya di poros kontra kekuasaan," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (1/10).

Dalam pandangan Dedi, dengan bertemu AHY, Puan bukan hanya soal meminta dukungan semata. Menurut Dedi, bisa saja Puan meminta AHY untuk sekadar tidak usung Capres sendiri, dan membangun koalisi yang memungkinkan bisa usung Capres.

"Dengan situasi itu, Puan dan AHY potensial bertemu, keduanya sedang dalam masa memerlukan silaturahim politik," pungkas Dedi.

Belakangan Puan Maharani memang sedang rutin safari ke pucuk pimpinan partai politik. Beberapa partai yang sudah didatangi Puan adalah Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

KPK Tidak Ragu Tetapkan Yaqut Cholil Tersangka

Kamis, 08 Januari 2026 | 20:04

KPK Ultimatum Kader PDIP Nyumarno Hadiri Pemeriksaan

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:47

Wanita Ditembak Mati Agen ICE, Protes Meluas

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:43

Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha Dicecar soal Aliran Uang Suap

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:31

Kader PDIP Nyumarno Mangkir dari Panggilan KPK

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:25

Akademisi UGM Dorong Penguatan Mata Kuliah Ekonomika Koperasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:19

Arab Saudi Klaim Pemimpin Separatis Yaman Selatan Melarikan Diri Lewat Somaliland

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:15

Presiden Prabowo Beri Penghargaan Ketua Umum GP Ansor

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:50

Istri Wawalkot Bandung Menangis di Sidang Praperadilan

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:45

Rizki Juniansyah Ngaku Tak Tahu Bakal Naik Pangkat Jadi Kapten TNI

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:32

Selengkapnya