Berita

Fit and proper test komisi III DPR terhadap calon komisioner Komnas HAM/Repro

Politik

Komisi III DPR Sarankan Calon Komisioner Komnas HAM Perjuangkan Ganja Medis

JUMAT, 30 SEPTEMBER 2022 | 15:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR RI mempertanyakan sikap Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik yang mendatangi kediaman Gubernur Papua Lukas Enembe di Kota Jayapura, Papua, Rabu (28/9).

Sebab, Komnas HAM itu harus terbebas dari unsur-unsur politik, Komnas HAM harus independen, rasional dan objektif.

Anggota Komisi III DPR Fraksi Gerindra Siti Nuriska Puteri berharap calon komisioner Komnas HAM periode 2022-2027 yang saat ini menjalani fit and proper test yakni Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care Anis Hidayah ke depan dapat menghindari hal-hal yang demikian.


“Namun Ibu, bisa kita lihat dari kemarin Komnas HAM terjun mengurusi bahkan terkesan seperti pembela tersangka peristiwa politik dan juga penangkapan KPK Ibu,” kata Nuriska dalam di Ruang Komisi III DPR, Gedung DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (30/9).

Politikus Partai Gerindra ini lantas menyarankan Anis Hidayah lebih baik memperjuangkan hal-hal yang esensial berkaitan dengan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia.  

“Seperti anak Ibu Santi yang membutuhkan ganja medis, juga perjuangkan kebebasan berpendapat dan hak seluruh warga untuk mendapatkan hak yang sama, bukan untuk mengintevensi suatu proses hukum,” tuturnya.

Lebih lanjut, Nuriska memberikan sejumlah pertanyaan untuk Anis Hidayah agar dijawab.

“Bagaiamana pendapat Ibu terkait hal itu? Mau dibawa kemana Komnas HAM ini jika berada di bawah pimpinan Ibu? Konsern apa yang mau Ibu perjuangkan untuk masalah HAM di Indonesia ini?” tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya