Berita

Pertamina/Net

Publika

Pertamina Peta Jalan Net Zero Emission

JUMAT, 30 SEPTEMBER 2022 | 13:00 WIB | OLEH: SALAMUDDIN DAENG

KAGET, Blok Rokan punya hutan lebih dari 600 ribu hektare, Blok Mahakam punya hutan lebih dari 200 ribu hektare. Ini adalah aset masa depan yang dimiliki Pertamina saat ini. Bukan aset tak ternilai, tapi aset yang ternilai tinggi.

Kita memasuki suatu era baru, dimana aset hutan akan mengambil alih aset sumber daya alam atau sumber daya ekonomi lain. Setiap jengkal utan, setiap batang pohon, setiap miligram O2 yang dihasilkan adalah kekayaan finansial yang dapat dihitung secara pasti.

Tidak pura-pura Inggris datang jauh jauh ke Jakarta hanya untuk memberi gelar kepads presiden Jokowi dan indoneaia sebagai climate change super power. Tau apa artinya ini? Kekuatan super power telah bergeser. Yang lebih mendasar lagi konsep super power-nya telah diubah.


Jika dulu punya  senjata, punya industri berat, punya teknologi, maka akan mendapat julukan super power. Kekuatannya super, dan power-nya besar. Lalu dayanya besar untuk mengangkat beban dunia.

Tapi sekarang semua super power lama sudah tidak berdaya mengangkat beban dunia, mereka telah takut, mereka tidak berdaya menghadapi tantangan pendinginan alam, dan pemanasan yang ekstrem. Senjata mereka sudah tidak berguna lagi menghadapi hawa dingin.

Jika tidak segera memperbaiki diri maka mereka akan bernasib sama dengan kaum sebelumnya, suatu kaum yang dihantam gelombang yang sangat dingin, sehingga mereka terjatuh seperti pelepah pohon kurma.

Itulah mengapa Indonesia berada di pucuk pimpinan mengusung agenda perubahan ini, Indonesia menjadi kekuatan super power baru, dengan senjata ditangannya, senjata kemanusiaan.

Senjata menyelamatkan untuk menyelamatkan bumi. Doa dalam Pembukaan UUD 1945 berkat rahmat Allah, maka Indonesia menjadi harapan bagi zaman baru mengganti zaman lama. Rimbun Bhumi Amparan Salam.

Pertamina kembali menjadi kunci, karena pertanian bukan kebun sawit, Pertamina bukan tambang batubara, Pertamina punya hutan, Pertamina memelihara jutaan pohon, kembali akan menjadi kunci green rupiah syetem menggantikan petrodolar system.

Penulis adalah peneliti Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI)

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya