Berita

Presiden Joko Widodo dalam kunjungan di Sulawesi Tenggara/Net

Dunia

Akademisi Asing: Jokowi Mempertahankan Citra Internasional yang Baik

JUMAT, 30 SEPTEMBER 2022 | 04:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kegiatan pembagian bantuan langsung tunai atau pun paket sembako Presiden Joko Widodo, nyatanya tidak hanya menjadi perhatian dan kritik di lingkaran politik Indonesia.

Sorotan pada kegiatan bagi-bagi bantuan yang hampir dilakukan Presiden Jokowi dalam setiap kunjungannya ke daerah, juga menjadi perhatian pemerhati politik luar negeri.

Salah satunya, dicuitkan kandidat doktoral Universitas Melbourne, Max Walden. Menurutnya, apa yang dilakukan Jokowi adalah hal yang luar biasa untuk seorang kepala negara yang tidak akan mencalonkan diri lagi.


"Jumlah amplop uang tunai yang luar biasa yang dibagikan untuk seorang pria yang tidak memenuhi syarat untuk pemilihan ulang," cuit Max Walden dalam akun @maxwalden_, Kamis (29/9).

Cuitan Max, mendapat respon dari satu pengikutnya. Faizal dengan akun @imfaizalz, bertanya kepada Max soal kinerja Jokowi yang selama ini diketahui baik-baik saja.

"Bagaimana Pak Jokowi secara umum? Saya hanya mendengar cerita positif, tidak mengetahui adanya skandal atau masalah serius," cuit Faizal yang profilnya mencantumkan Kota Bandar Baru Bangi, Selangor, Malaysia.

Jawaban Max, apa yang muncul dalam kabar dunia internasional tidak lebih dari sebuah pencitraan. Pasalnya, banyak akademisi yang justru menilai demokrasi Indonesia menurun di era Jokowi.

"Ya, dia mempertahankan citra internasional yang baik. Umumnya dilihat oleh para akademisi telah memimpin erosi demokrasi Indonesia, termasuk pembatasan komisi anti-korupsi yang dulu perkasa," demikian Max.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya