Berita

Dewan Keamanan PBB/Net

Dunia

Dewan Keamanan PBB Bertemu Bahas Kebocoran Pipa Gas Nord Stream Rusia

KAMIS, 29 SEPTEMBER 2022 | 13:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah munculnya laporan tiga kebocoran dari pipa Nord Stream di Laut Baltik pada awal pekan ini, Dewan Keamanan (DK) PBB segera menggelar pertemuan untuk membahas kemungkinan sabotase berdasarkan dugaan Denmark dan Swedia.

Menteri Luar Negeri Swedia Ann Linde menyatakan jika negaranya dan Denmark diminta untuk menghadiri pertemuan tersebut untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang kebocoran yang terjadi di dekat zona ekonomi ekslusif (ZEE) kedua negara.

"Seperti yang telah diberitahukan oleh Presiden DK PBB Prancis kepada kami hari ini bahwa pihak Rusia telah meminta pertemuan kepada DK PBB untuk membahas soal kebocoran Nord Stream dan akan digelar Jumat (30/9)," ujarnya pada konferensi pers, seperti dimuat AFP pada Kamis (29/9).


Melalui Telegram-nya, Perwakilan Rusia untuk PBB, Dimitry Polyanskiy, mengumkan bahwa pertemuan itu akan digelar pada Jumat pukul 3 sore waktu setempat di markas besar PBB, New York, Amerika Serikat.

Kebocoran Jalur pipa Nord Stream 1 dan 2 cukup menarik banyak perhatian karena telah menjadi sumber ketegangan politik, saat Rusia mengancam akan mengurangi hingga menghentikan pasokan gasnya ke Eropa sebagai balasan dari sanksi ekonomi.

Denmark dan Swedia sebagai negara yang perairannya dekat dengan sumber kebocoran Nord Steram, melakukan penyelidikan lebih lanjut dan menemukan bahwa kebocoran tidak disebabkan oleh hantaman jangkar, melainkan oleh ledakan yang disengaja.

Indikasi sabotase kemudian banyak diperbincangkan dan aksi saling tuding juga tidak bisa dihindari. Sehari setelah pengumuman kebocoran, Rusia dan AS membantah terlibat dengan dugaan tersebut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya