Berita

Aksi Aptisi di DPR/Net

Politik

Tolak RUU Sisdiknas, Aptisi Tuntut Pembubaran LAM-PT Hingga Hapus Jalur Mandiri PTN

KAMIS, 29 SEPTEMBER 2022 | 08:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Unjuk rasa menolak Rancangan UU (RUU) Sisdiknas telah digelar Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (Aptisi) di Istana Negara, Gedung DPR RI, dan Kemendikbud RI. Aksi ini turut diikuti ratusan pengurus Aptisi pusat serta perwakilan dari Aptisi se-Indonesia.

Rektor Universitas Al-Asyariah Mandar, yang juga perwakilan dari Aptisi Sulawesi Barat, Chuduriah Sahabuddin mengurai bahwa aksi ini merupakan gerakan kaum intelektual dan rektor perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Semua, sambungnya, bersatu dalam kegelisahan menghadapi rezim yang semakin tidak bersahabat.

“Dan tidak berpihak kepada rakyat,'' tegasnya kepada wartawan, Kamis (29/9).


Dalam berbagai aksi ini, Aptisi Seluruh Indonesia mengajukan keberatan atas terbentuknya Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi (LAM-PT). Hal itu lantaran LAM-PT berindikasi pada bisnis dan membebani perguruan tinggi swasta.

Penasehat Aptisi Wilayah II-B Lampung, Achmad Farich mengatakan, ada tiga tuntutan utama yang dilayangkan kepada pemerintah.

“Pertama pembubaran LAM-PT karena saat ini menjadi lembaga akreditasi yang komersil, semuanya berbayar. Hal itu menjadi beban bagi perguruan tinggi swasta karena biaya besar yang harus dikeluarkan," Achmad Farich.

Kemudian, penghapusan uji kompetensi yang merupakan syarat kelulusan. Juga meminta agar uji kompetensi itu dikembalikan lagi ke perguruan tinggi. Biarlah pihak kampus yang menentukan kelulusannya.

“Ketiga, penghapusan penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri di perguruan tinggi negeri (PTN). Karena kita menilai prosesnya yang panjang untuk penerimaan mahasiswa. Karena kita menilai disitu ada celah untuk memperpanjang tahap penerimaan," tegas Rektor Universitas Malahayati ini.

Aptisi sendiri sudah membicarakan hal ini kepada Komisi X DPR RI. Jika memang masih belum ada tanggapan dari pihak terkait, maka Aptisi akan melakukan aksi lebih besar lagi.

“Kami akan menggerakan mahasiswa yang ada di universitas," kata Achmad Farich.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya