Berita

Tangkapan layar Ketua DPR RI Puan Maharani saat membagikan kaos ke warga Bekasi, Jawa Barat/Net

Politik

Daripada Tiru Aksi Lempar Kaos Jokowi, Sebaiknya Puan Maharani Maksimalkan Peran jadi Ketua DPR

KAMIS, 29 SEPTEMBER 2022 | 07:53 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Cara untuk mengerek elektabilitas seorang calon bisa dilakukan dengan beragam. Tidak melulu harus meniru apa yang dilakukan Presiden Joko Widodo karena belum tentu duplikasi tersebut cocok dan akan berefek sama.

Begitu kira-kira kritik Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto atas langkah Ketua DPR RI Puan Maharani yang terekam cemberut saat membagi-bagikan kaos ke masyarakat.

Menurutnya, jika berpatokan pada survei CSIS yang mengungkap bahwa masyarakat menginginkan pemimpin dapat bekerja efektif, memiliki manajerial yang kuat, visioner, dan antikorupsi, maka seharusnya Puan Maharani memaksimalkan peran dari kursi yang diduduki saat ini untuk mencerminkan diri sebagai sosok pemimpin tersebut.


Puan Maharani harus bisa menjadi penyambung lidah rakyat yang baik dan bisa memastikan kebijakan yang diambil pemerintah tidak semakin membenani hajat hidup rakyat banyak.

"Mestinya tidak sulit untuk mengerek kekuatan elektabilitasnya, ketimbang meniru cara-cara lempar-melempar kaos atau pun sembako," ujar Satyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (29/9).

Bagi Satyo, cara-cara Puan Maharani melempar kaos seperti Jokowi bukan hanya tidak efektif, tapi juga tidak menghargai masyarakat yang membutuhkan pertolongan yang konkret.

"Cara-cara seperti itu bukan hanya tidak memberikan nilai lebih sebagai pemimpin, tapi juga tidak menghargai masyarakat yang membutuhkan pertolongan konkret dari para pembuat kebijakan," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya