Berita

Aktivis Perhimpunan Menemukan Kembali Indonesia (PMKI) Andrianto/Net

Politik

Komentari Survei CSIS, Andrianto: Buat Apa PDIP Usung Ganjar yang Bakal Kalah?

KAMIS, 29 SEPTEMBER 2022 | 04:38 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Survei Survei terbaru Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang memperkirakan pemilihan presiden 2024 akan dimenangi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan jika head to head dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menjadi kejutan bagi beberapa kalangan.

Dalam simulasi head to head Anies Vs Ganjar, elektabilitas Gubernur Jakarta berada di angka 47,8 persen. Sedangkan elektabilitas Ganjar berada di angka 43,9 persen. Anies masih mengungguli Ganjar sekitar 3,9 persen.

Sementara itu, jika Anies head to head dengan Prabowo, selisih suaranya cukup jauh, yakni 48,6 persen untuk Anies dan 42,8 persen untuk Prabowo.


Keterkejutan pada hasil survei itu, salah satunya diutarakan aktivis Perhimpunan Menemukan Kembali Indonesia (PMKI) Andrianto.

Bukan tanpa sebab, kata dia, dalam lembaga survei lain justru hasilnya berbeda. Yakni, jika tidak Prabowo maka Ganjar yang diunggulkan. Lebih mengejutkan lagi, selisih keunggulan Anies baik dengan Prabowo dan Ganjar relatif sama di angka 4 persen.

"Sungguh mengaggetkan survey CSIS yang menyatakan Anies bisa menang baik melawan Ganjar atau Prabowo," ujar Andrianto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (29/9).

"Apalagi, Anies unggul dengan angka margin yang relatif sama 4 persenan," imbuhnya.

Dia memandang survei tersebut tidak untuk meninggikan Anies. Tetapi, lebih kepada sindiran pada sudut pandang lain terhadap PDI Perjuangan tempat Ganjar bernaung.

Menurutnya, survei CSIS harus menjadi pertimbangan PDIP dalam menyikapi manuver Ganjar dalam hasrat menjadi calon presiden. Terlebih, PDIP masih punya nama yang lebih baik yakni Puan Maharani yang kini menjabat Ketua DPR RI.

"Saya melihat survei itu sebagai sinyal bagi PDIP untuk usung Puan Maharani sebagai capres di 2024 nanti," katanya.

"Toh dari survei CSIS itu terbukti Ganjar keok dari Anies. Lalu buat apa PDIP usung Ganjar yang bakal kalah," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya