Berita

Prabowo Subianto dan Abdul Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Kata Sekjen Gerindra, Cak Imin Paling Berpotensi jadi Cawapres Prabowo di Pilpres 2024

RABU, 28 SEPTEMBER 2022 | 15:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Nama Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin merupakan sosok yang paling berpotensi menjadi calon wakil presiden (Cawapres) dari Prabowo Subianto dalam gelaran Pilpres 2024 mendatang.

Demikian disampaikan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani kepada wartawan, Rabu (28/9).

Muzani mengatakan alasan mengapa yang paling berpotensi jadi Cawapres Prabowo karena Cak Imin adalah Ketua Umum DPP PKB yang saat ini jadi koalisi.


"Sehingga Pak Muhaimin adalah Cawapres yang paling potensial dipertimbangkan untuk bisa dampingi Pak Prabowo," kata Ahmad Muzani.

Muzani menuturkan, nama Cak Imin didorong menjadi Cawapres dari Prabowo itu juga merupakan permintaan dari kiai di Magelang.

"Itu juga permintaan para ulama para kiai kemarin kita jumpai di Tegalrejo, Magelang," tuturnya.

Meski begitu, kata Wakil Ketua MPR RI fraksi Gerindra ini, figur Cak Imin sebagai Cawapres belum diputuskan secara resmi oleh DPP Partai Gerindra.

"Kepada seluruh rakyat Indonesia untuk sabar karena Pilpres masih beberapa waktu lagi sehingga penetapan Cawapres Pak Prabowo masih memerlukan waktu dan kesabaran," katanya.

Selain itu, Muzani juga menyebut bahwa PKB dan Gerindra juga terus melakukan komunikasi dengan partai politik (Parpol) lainnya untuk mensukseskan gelaran Pilpres 2024 mendatang.

"Ada komunikasi kita dengan partai lain cukup intensif cukup bagus," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya