Berita

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat, Didik Mukrianto/Net

Politik

Harapan Demokrat, Koalisi Bersama Nasdem dan PKS Segera Terwujud

RABU, 28 SEPTEMBER 2022 | 10:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrat berharap koalisi bersama Nasdem dan PKS segera terwujud. Pasalnya, ketiga partai semakin intens berkomunikasi untuk membangun koalisi di Pilpres 2024.

"Kami saat ini memang membangun komunikasi intensif dengan Nasdem dan PKS. Tentu yang menjadi prioritas kami adalah memastikan bahwa tiga partai ini bisa menemukan sebuah kesamaan dalam membangun game," ujar anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat, Didik Mukrianto kepada wartawan, Rabu (28/9).

Ketua DPD Partai Demokrat Kepri ini menegaskan koalisi bukan sekadar menetapkan pasangan capres-cawapres yang akan diusung. Namun, pencapresan tersebut terkait dengan kepentingan bangsa dan negara ke depannya.


"Harapan Demokrat, kita ingin juga membangun sebuah peradaban, memperkuat peradaban sebelumnya. Nah kami ingin memastikan bahwa perubahan dan perbaikan ini terjadi di bangsa ini ke depan," kata Didik.

Terlebih lagi, kata Didik, rakyat saat ini juga ingin tahu siapa pasangan capres-cawapres yang akan diusung oleh koalisi untuk memberikan penilaian lebih awal.

"Rakyat juga menunggu bahwa siapa calon-calon yang akan maju di Pilpres, itu juga menjadi keinginan rakyat, sehingga rakyat bisa lebih awal untuk bisa mengawal dan mengetahui apa yang sesungguhnya  menjadi program dan kemampuan calon ini untuk memprogram Indonesia ke depan," pungkas Didik.

Politikus Nasdem Zulfan Lindan menyebutkan, Nasdem, Demokrat, dan PKS sudah hampir 100 persen mengusung Anies Baswedan sebagai Capres di Pilpres 2024.

Rencananya, pengumuman capres dan koalisi akan dilakukan pada 10 November 2022 mendatang. Hanya saja, ketiga parpol ini belum memutuskan cawapres pendamping Anies di 2024.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya