Berita

Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf saat membuka Kongres keenam K-Sarbumusi di Sidoarjo, Jawa Timur/Ist

Politik

Buka Kongres Sarbumusi, Sekjen PBNU Minta Buruh Ubah Mindset jadi Owner

SELASA, 27 SEPTEMBER 2022 | 18:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Saat menghadiri pembukaan Kongres akbar keenam Konfederasi Serikat Buruh Muslimin Indonesia (K-Sarbumusi), Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa tantangan Banom NU yang mengurusi buruh adalah konsolidasi yang sifatnya ke dalam.

Pria yang karib disapa Gus Ipul itu menjelaskan bahwa K-Sarbumusi punya tuga memperkuat barisan, melakukan komunikasi dan pendidikan yang baik. Dengan konsolidasi kedalam, Sarbumusi akan mampu memahami situasi dengan lebih utuh.

"Mendefinisikan keadaan lebih baik, dan juga mengambil Langkah-langkah yang terbaik, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama. Ada situasi ke depan yang harus kita konsolidasikan untuk menghadapinya, khusus di dunia perburuhan,” kata Gus Ipul dalam sambutannya di Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (27/9).


Menurut Walikota Pasuruan Jawa Timur ini, di setiap kesempitan pasti ada kesempatan. Oleh sebab itu, ia mengajak para buruh berpikir tidak hanya jadi buruh, sekali-kali berpikir sebagai pemilik.

“Karena dunia modern memungkinkan semua sekarang ini menjadi owner atau pemilik. Kalau buruh hanya pekerja,” ujarnya.

Gus Ipul juga menyarankan para buruh Sarbumusi untuk dapat membeli saham-saham yang bisa membawa keuntungan bagi para buruh Sarbumusi.

Dengan model seperti itu, Gus Ipul meyakini anggota Sarbumusi bisa jadi owner dari sebuah pabrik atau company yang memastikan anggotanya mendapatkan keuntungan lebih besar.

Secara khusus ia meminta seluruh anggota Sarbumusi untuk mengubah cara berpikir (mindset) tidak hanya sebagai buruh. Apalagi, situasi ekonomi saat ini sedang tidak menentu.

“Intinya, mari kita merubah cara berpikir para buruh Sarbumusi. Mari kita merubah cara berpikir kita. Sekarang model-model usaha itu yang model kolaborasi. Mari kita berpikir juga sebagai pemilik, sebagai owner,” tegas Gus Ipul.

Sementara itu, dalam Kongres bertema "Bergerak menyambut dunia baru ketenagakerjaan itu, Presiden K-Sarbumusi Syaiful Bahri Anshori (SBA) menyampaikan bahwa keanggotaan organisasi yang ia pimpin saat ini berjumlah 400 ribu dengan simpatisan berjumlah 25 juta.

Politisi PKB ini menyerukan kepada para buruh yang hadir bahwa, jika Sarbumusi jaya, maka buruh sejahtera.

Selain itu, SBA juga mengingatkanada tiga tantangan yang dampaknya sangat terasa dan belum selesai hingga saat ini. Ketiga hal itu adalah Covid-19, climate change, dan conflict.

"Sebenarnya Covid-19 ini bahasa biasa dalam kehidipan kita sehari-hari. Nenek moyang kita menyebutnya pagebluk. Namun dampaknya luar biasa kita rasakan sekarang. Kedua, climate change atau perubahan iklim. conflict. Contohnya konflik Rusia-Ukraina dengan kroninya masing-masing,” tegas Syaiful Bahri dalam sambutannya.


Dalam Kongres Akbar ke-6 Sarbumusi dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak perwakilan PWNU Jawa Timur, KH Misbahul Munir; Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan, Haiyani Rumondang Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdhor Ali; Perwakiilan PBJS Ketenagakerjaan, Yayat Ruhiyat; serta para Ketua-ketua Serikat Pekerja.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya