Berita

Demo Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (APTISI) di depan Kantor Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Jakarta, Selasa, 27 September 2022/RMOL

Politik

Di Kemendikbud, Dosen dan Mahasiswa Demo Tolak RUU Sisdiknas

SELASA, 27 SEPTEMBER 2022 | 14:28 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Massa dari Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (APTISI) menggeruduk Kantor Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (27/9).

Massa aksi yang didominasi oleh dosen dan mahasiswa ini mengenakan kemeja putih saat berunjuk rasa.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lapangan, terdapat satu mobil komando yang terparkir di depan gerbang kantor kementerian.


Pagar berwarna hijau tua yang adalah pintu masuk kementerian dari arah Jalan Jenderal Sudirman pun ditutup rapat oleh petugas. Hanya pintu pejalan kali saja yang dibula dan dijaga petugas.

Dalam mobil komando, juga terdapat spanduk berisi tiga tuntutan para pengunjuk rasa.

Pertama, menolak Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) yang berorientasi pada bisnis dan tidak mendidik, kedua menolak RUU Sisdiknas yang akan menyengsarakan dosen dan guru. Ketiga, menolak penerimaan mahasiswa melalui jalur mandiri oleh perguruan tinggi negeri.

Deden, salah satu peserta aksi yang berasal dari Serang menyebutkan bahwa aksi ini sudah berlangsung dari pagi dan dimulai dari wilayah Jakarta Pusat.

"Kalau demo sudah dari Istana Negara ya tadi pagi, memang di sini kami ingin menuntut tiga tuntuan, terutama soal RUU Sisdinas. Mengapa? Karena kami menduga ini akan menyangkut soal honor," kata Deden.

Deden pun menyebut pihaknya hingga kini masih menunggu perwakilan massa aksi untuk diterima oleh pihak Kemendikbud dalam melakukan dialog.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya