Berita

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat blusukan di Pasar Soponyono, Surabaya/RMOLJatim

Nusantara

Blusukan ke Pasar, Gubernur Khofifah Dapati Harga Komoditas Dijual di Bawah HET

SELASA, 27 SEPTEMBER 2022 | 04:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Harga komoditas kebutuhan pokok di Surabaya, Jawa Timur, dipastikan stabil. Bahkan, beberapa kebutuhan pokok dijual di bawah harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Dikatakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menjaga harga tetap stabil menjadi sangat penting. Hal ini untuk menjaga agar tidak terjadi penurunan daya beli masyarakat.

"Karena itu menjadi modal kita untuk bisa membangun agar pulih lebih cepat bangkit lebih kuat," ujar Khofifah saat blusukan di Pasar Soponyono, Surabaya, seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJatim, Senin (26/9).


Khofifah mendapati harga komoditas yang dijual di bawah HET, seperti daging ayam rata-rata HET Rp 34 ribu per kg, tapi di Pasar Soponyono rata-rata Rp 32 ribu. Kemudian daging dengan kualitas paling bagus adalah Rp 115 ribu per kg.

Mantan Menteri Sosial RI itu berharap pengelola pasar-pasar bisa membangun komunikasi dan koordinasi sebaik mungkin. Hal itu penting dalam rangka menjaga agar harga bahan pokok di pasaran stabil.

Kata dia, bisa saja terjadi harga sebuah komoditas di pasar tertentu cukup stabil tetapi di pasar lainnya berbeda jauh. Sehingga kordinasi antar pengelola pasar menjadi penting.

"Kita juga mengkordinasikan untuk memetakan apa yang lebih efektif dilakukan oleh pemprov dan apa yang lebih efektif dilakukan oleh pemerintah kota dan kabupaten untuk bersama menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi," demikian Khofifah.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya