Berita

Pemakaman Igor Kusk yang tewas selama perang di Ukraina/Net

Dunia

Direkrut dari Penjara, Bos Geng Kriminal Rusia Tewas dalam Perang Ukraina

SENIN, 26 SEPTEMBER 2022 | 14:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Seorang pemimpin geng kriminal di Rusia yang tengah menjalani hukuman 23 tahun penjara, dilaporkan tewas dalam perang Ukraina setelah dirinya direkrut Kremlin untuk menambah jumlah pasukan.

Pemimpin kelompok kejahatan di Tatarstan, Igor Kusk dipenjarakan oleh rezim Rusia dengan pengawasan yang ketat setelah dinyatakan bersalah atas berbagai kejahatan, termasuk kasus pembunuhan tahun 2015.

Menurut istrinya, Irina, Kusk yang ada di penjara mengirimkan surat kepada pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov dan menyatakan diri ingin bergabung dalam pertempuran di Ukraina.


Kemudian permintaan tersebut diterima dan Kusk dijemput langsung oleh seoang perwakilan dari kelompok paramiliter Wagner untuk dikirim ke pertempuran pada 25 Juli lalu.

Irina menyebut suaminya meninggal pada 6 September dalam pertempuran di wilayah Bakhmut, Donbas karena cedera di kepala akibat pecahan peluru.

Kusk yang berusia 55 tahun, digambarkan istrinya sebagai sosok pemberani dan pernah bertugas dalam Perang Soviet-Afghanistan.

Sejumlah foto menunjukkan bahwa pemakaman Kusk di sebuah desa dekat Kazan dihiasi dengan karangan bunga besar dan dihadiri oleh ratusan pelayat, termasuk pejabat setempat.

Meski dikenal sebagai bos geng kriminal, namun pemakaman Kusk mendapatkan apresiasi negara. Pria berseragam militer yang menembakkan tiga tembakan ke udara sebagai tanda penghormatan terakhir.

Melalui sebuah video yang muncul baru-baru ini, Kepala Kelompok Paramiliter Wagner, Yevgeny Prigozhin telah merekrut orang-orang di penjara Rusia untuk berperang di Ukraina.

Prigozhin menjanjikan mereka kebebasan jika bersedia untuk bertugas selama enam bulan. Tetapi jika mereka mencoba kabur dalam perang, maka pihaknya tidak segan untuk membunuh.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya