Berita

Badai Fiona yang menhantam Kanada/Net

Dunia

Dihantam Badai Fiona, Kanada Luncurkan Pasukan Militer Benahi Banyak Kerusakan

SENIN, 26 SEPTEMBER 2022 | 13:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tentara Kanada telah diluncurkan untuk membantu warga memulihkan kehancuran akibat badai Fiona yang menghantam negara tersebut pada Sabtu (24/9).

Menteri Pertahanan Kanada, Anita Anand, pada Minggu (25/9) mengatakan pasukanya akan membantu untuk membersihkan pohon-pohon tumbang di seluruh Kanada timur, memulihkan jaringan transportasi dan melakukan apa pun yang diperlukan.

Tanpa merinci jumlah pasukan yang akan dikerahkan, Anita menyebut tentara Kanada akan dikerahkan di wilayah terdampak termasuk Nova Scotia, Pulau Prince Edward, Newfoundland, dan Quebec.


Walikota Cape Breton Regional Municipality, Amanda McDougall mengatakan kehadiran militer sangat penting untuk membantu membersihkan puing-puing dan membenahi akses jalan menuju bandara yang rusak akibat badai.

"Lebih dari 200 orang mengungsi dan 70 jalan benar-benar tidak dapat diakses. Orang-orang mendengarkan peringatan dan melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan dan inilah hasilnya,” katanya.

Seperti dimuat Al-Jazeera pada Senin (26/9), sejauh ini pihak Kanada belum melaporkan korban yang tewas akibat Fiona. Namun 5 orang dikonfirmasi meninggal dalam badai di Karibia.  

Menurut Menteri Kesiapsiagaan Darurat Kanada, Bill Blair, kerusakan akibat badai Fiona sangatlah parah dan akan memakan waktu berbulan-bulan untuk membangun kembali infrastruktur yang hancur.

“Skala badai yang kita hadapi, saya pikir ini belum pernah terjadi sebelumnya. Saya yakin akan membutuhkan beberapa bulan untuk memulihkannya," kata Bill.

Tak hanya bangunan yang terdampak, warga juga harus mengalami pemadaman listrik besar-besaran. Lebih dari 415.000 pengguna listrik Nova Scotia Power  telah terkena dampak pemadaman sejak badai menghantam.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya