Berita

Mendikbudristek Nadiem Makarim/Net

Politik

Nadiem Diminta Ungkap Siapa Saja Anggota Tim Bayangan di Kemendikbud Ristek

SENIN, 26 SEPTEMBER 2022 | 10:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengaku mempunyai 400 anggota Tim Bayangan yang bekerja sebagai tim yang melekat untuk kementerian yang dipimpinnya justru menciptakan pertanyaan besar di benak publik.

Anggota DPR RI, Guspardi Gaus, mengaku kaget mendengar adanya Tim Bayangan dengan jumlah tidak sedikit tersebut. Ia mempertanyakan berapa jumlah gaji yang diberikan kepada 400 orang yang terdiri dari product manager, software engineer, hingga data scientiest itu.

“Tentu akan menjadi beban tersendiri bila gaji yang dibayarkan dari uang APBN. Terlebih, 400 orang ini merupakan tenaga profesional di luar Kemendikbudristek. Bisa jadi anggarannya sama atau lebih besar dari anggaran birokrasi karena dianggap sebagai 'kelompok profesional'," ujar Guspardi dalam keterangannya, Senin (26/9).


Sebagai pimpinan tertinggi di Kemendikbudristek, Nadiem disarankan untuk lebih memberdayakan ASN di lingkungannya. Sebab, ASN sudah dibiayai oleh negara dan dimaksimalkan untuk melayani masyarakat.

“Apakah ini pertanda Mas Nadiem tidak percaya kepada ASN yang ada di dalam kementerian yang dipimpinnya? Sehingga perlu tambahan amunisi 400 orang anggota bayangan,” tanya politisi PAN itu.

Atas dasar itu, Guspardi meminta Nadiem untuk membuka 400 orang anggota Tim Bayangan di Kemendikbud Ristek tersebut kepada publik. Sebab, publik berhak tahu terhadap berbagai kebijakan yang dikeluarkan Kemendikbudristek.

“Mas Mentri harus menyampaikan secara terbuka ke publik nama-nama 400 orang Shadow Team ini. Perlu juga dijelaskan substansi pembentukan tim dan konstribusinya terhadap berbagai kebijakan yang dikeluarkan Kemendikbudristek. Jangan sampai timbul persepsi yang macam-macam dari masyarakat,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya