Berita

Bekas mobil pribadi milik Presiden Joko Widodo/Net

Nusantara

Mobil Bekas Jokowi Ditargetkan Laku Rp 1 Miliar Melalui Lelang

SENIN, 26 SEPTEMBER 2022 | 03:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perhimpunan Pecinta Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Soloraya lelang bekas mobil pribadi milik Presiden Joko Widodo. Lelang ini, untuk meramaikan event Solo Great Sale (SGS).

Mobil berjenis Panther Bonet bernopol AD-9055-PA model station wagon ini dijual oleh Jokowi yang merupakan mantan Walikota Solo ketika menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Ketua PPMKI Amin Suryono mengatakan, untuk lelang mobil bekar Jokowi ini dibuka dengan harga Rp 300 juta rupiah. Targetnya mobil tersebut bisa laku hingga Rp 1 Miliar.


Batas lelang hingga 30 Oktober mendatang. Jika belum terjual pada awal Oktober akan diikutsertakan pada pameran mobil kuno di Stadion Manahan.

"Jika terjual hasilnya nanti akan digunakan untuk kegiatan sosial untuk pembangunan rumah ibadah di Wonogiri," ujar Amin dikutp Kantor Berita RMOLJakarta, Minggu (25/9).

Lanjutnya, Isuzu Panther Bonet warna hijau metalik buatan tahun 1995 ini kondisinya masih bagus. Meski sempat restorasi namun cat mobil tetap dipertahankan sesuai dengan warna dasar aslinya.

"Masih ori semua (mesin), cat diganti warnanya masih asli," tuturnya.

Ditambahkan Amin, mobil tersebut baru berpindah tangan sekali, pembelinya pengusaha Wonogiri bernama Suparno.

"STNK masih atas nama Jokowi. Habis STNK-nya di 2021 dan tidak bisa diperpanjang sehingga diambil alih (balik nama) teman-teman PPMKI," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya