Berita

Presiden China Xi Jinping/Net

Dunia

Ragukan Rumor Kudeta Xi Jinping, Pengamat: Dia Terlalu Kuat

MINGGU, 25 SEPTEMBER 2022 | 15:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Isu mengenai penggulingan Presiden China Xi Jinping masih diragukan oleh banyak pihak. Mengingat Xi merupakan tokoh yang kuat di China.

Pengamat hubungan internasional dari Universitas Padjajaran, Teuku Rezasyah, mengaku tidak yakin jika Xi telah dikudeta karena ia memiliki sepak terjang yang kokoh di dunia perpolitikan China.

"Saya pikir tidak ada kemungkinan bahwa Xi Jinping akan digoyah dari dalam. Karena dia adalah tokoh utama yang sangat kuat di Partai Komunis China (PKC). Dia merupakan sekretaris jendral PKC dan jabatan itu paling tinggi dan berpengaruh di sana," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu  (25/9).


Kepemimpinan Xi, lanjut Teuku, telah sangat kuat, baik secara struktur organisasi maupun konstruksi psikologi yang mampu ia bangun untuk memajukan negaranya.

"Secara sistem, kehadiran dan kekuatan Xi sangat diakui dalam national people congress China. Karena sebagai Sekjen PKC, Xi mampu membangun kekuatan partai secara efektif dan mendominasi partai-partai kecil lainya," jelasnya.

Di samping itu, sosok Xi juga memiliki kepribadian yang sangat luar biasa karena dapat mengombinasikan dua karakter pemimpin China yang berbeda menjadi satu.

"Xi itukan pemimpin yang berada di tengah, dia mengikuti ajaran Mao Zedong yang lekat dengan ideologi komunisnya dan Deng Xiaoping yang sangat terbuka dengan globalisasi dan ekonomi," kata Teuku.

Sehingga menurut Teuku, para pejabat China sudah sangat puas dengan kepribadian dan kinerja Xi dalam membangun perekonomian China lewat jalinan kerjasama dengan banyak negara.

Sejauh ini, Xi telah berhasil menjalin hubungan dan kerjasama bilateral dengan 150 negara. China juga berhasil mengikat banyak negara berkembang dengan proyek ambisiusnya yakni, Belt and Road Initiative (BRI).

Tidak hanya itu, di bawah pemerintahan Xi, GDP China cenderung mengalami peningkatan signifikan.

Terkait dengan rumor kudeta terhadap Xi, Teuku berpendapat hal itu merupakan upaya negara-negara Barat untuk menggoyang kekuatan China dari dalam.

"Saya rasa ini hanya isu yang digiring mereka untuk seolah-olah menggoyang kekuatan internal Xi dan membuat perpecahan. Ini dilakukan setelah Barat gagal menyerang dari luar maka di serang dari dalam," demikian Teuku.

Rumor mengenai kudeta terhadap Xi telah menghebohkan media sosial pada akhir pekan. Xi juga dilaporkan berada dalam tahanan rumah.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada klarifikasi dari pihak pemerintah atau media China terkait dengan rumor-rumor yang beredar.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya