Berita

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi/Net

Politik

Jika Benar Bergabung, PKS Akan Kokohkan KIB untuk Usung Paslon di Pilpres 2024

SABTU, 24 SEPTEMBER 2022 | 04:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Amanat Nasional (PAN) menyambut hangat sinyal bakal bergabungnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Selain PAN, KIB juga dimotori Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan.

Sinyal bergabungnya PKS ke KIB disampaikan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera yang mengakui sedang melakukan pendekatan dengan KIB melalui pertemuan dengan Partai Golkar.

"Sebetulnya kami ke Golkarnya ya, apakah nanti dengan KIB nya, ya mungkin dari situ pintu masuknya," uajr Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/9).


Bagi Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi, pendekatan PKS ke Golkar tentuk akan menjadi energi positif jika bermuara pada bertambahnya anggota KIB.

"Jika benar PKS masuk KIB tentu akan semakin mengokohkan kekuatan politik KIB dalam mengusung paslon di Pilpres 2024," ujar Viva kepada wartawan, Jumat (23/9).

Kata dia, dengan ada penambahan kekuatan tentu potensi kemenangan paslon juga lebih kuat karena adanya penambahan basis konstituen PKS di KIB.

Meski begitu, sambungnya, komunikasi PKS dan Golkar masih dinamis. Walaupun, diharapkan bisa positif membawa PKS gabung KIB.

"Sementara ini masih dalam proses komunikasi nonformal. Semoga gayung bersambut dan ada penambahan anggota baru di KIB," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya