Berita

Puan Maharani dan Ganjar Pranowo/Net

Politik

Charta Politika: Kerja Politik PDIP Akan Lebih Ringan Jika Usung Ganjar Daripada Puan

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2022 | 19:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Popularitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan lebih efektif dalam mendongkrak elektabilitas PDI Perjuangan jika dibandingkan Ketua DPR RI Puan Maharani.

Begitu dikatakan Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia (CPI) Yunarto Wijaya dalam webinar pemaparan survei bertema "Kondisi Sosial Politik dan Peta Elektoral Pasca Kenaikan Harga BBM", Kamis (22/9).

Dikatakan Yunarto, pada survei itu elektabilitas Ganjar berada di angka 31,3 persen dan jauh meninggalkan Puan Maharani di angka 2,4 persen. Sementara, elektaktabilitas PDIP kokoh di angka 21,4 persen.


Jika bisa dikolaborasikan di Pemilu 2024, lanjutnya, PDIP akan diuntungkan jika menggandeng Ganjar untuk meningkatkan keterpilihan dan mempertahankan status jawara pemilu.

"Artinya Ganjar berpotensi menjadi dongkrak dan magnet elektoral dari PDI Perjuangan ketika dua variabel orang dengan survei tertinggi dan partai dengan survei tertinggi ini kemudian menjadi satu variabel," kata Yunarto.

Yunarto menggambarkan, jika PDIP harus memilih Ganjar atau Puan sebagai calon presiden yang akan diusung. Menurutnya, kerja partai banteng lebih muda jika mempersiapkan Ganjar sejak hari ini untuk mengurangi beban kerja politik.

"Mbak Puan ada di angka sekitar 2 persen, artinya sosok capres ini yang seharusnya logikanya dalam Pemilu serentak bisa menjadi dongkrak elektoral, ini berpotensi menjadi beban elektoral," terangnya.

Namun demikian, Yunarto menjelaskan, partai tidak hanya menggunakan hasil survei sebagai pertimbangan dalam memilih capres yang akan diusung.

"Tapi balik lagi kompleksitas dari pengambilan keputusan partai kan tidak hanya melihat apa yang ada di dalam hasil survei," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya