Berita

Politisi PPP Arsul Sani/Net

Politik

Karena Demokrasi, PPP Hargai Upaya Duetkan Prabowo dengan Jokowi

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2022 | 15:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Adanya gerakan untuk menduetkan Prabowo dengan Jokowi untuk Pemilu 2024 mendatang semakin menguat seiring Presiden Joko Widodo dapat kembali maju sebagai calon wakil presiden (cawapres).

Terkait hal ini, politisi PPP Arsul Sani menuturkan bahwa wacana itu, sah-sah saja lantaran Indonesia merupakan negara demokrasi.

"Kalau saya ditanya itu, ini kan memang negara demokrasi. Kalau cuma mau menyuarakan (Prabowo-Jokowi). Mau menyuarakan yang tidak sesuai dengan konstitusi pun kan boleh. Wong ini demokrasi kan nggak bisa dilarang,” kata Arsul kepada wartawan di komplek parlemen, Senayan, Kamis (22/9).


Wakil Ketua MPR RI ini menambahkan, urusan pilpres merupakan kewenangan konstitusional yang diberikan oleh partai politik. Menurutnya, sepanjang partai politik tidak mengusung gerakan tersebut maka tidak perlu dipersoalkan.

Arsul menyebut sistem negara di Indonesia tidak menutup kewenangan partai politik untuk mengusung siapa saja, atas dasar itu maka perlu dihargai adanya isu gerakan memasangkan Prabowo-Jokowi.

"Nah maka kita hargai juga kalau ada kemudian dalam rangka memperbanyak ruang bagi rakyat memilih paslonnya, itu misalnya diturunkan ambang batas presidennya. Itu kan kita setuju-setuju juga,” imbuhnya.

Pihaknya menegaskan bahwa isu tersebut belum jelas sehingga belum bisa memandang setuju atau tidak adanya gagasan Prabowo-Jokowi untuk 2024.

"Ya, wong yang mengajukan saja belum jelas kok harus bilang setuju atau nggak setuju. Kalau partai politik itu tentu akan meminta pertimbangan dari para ahli konstitusinya. Itu memungkinkan atau tidak secara konstitusi. Kan partai politik nggak boleh sembarang juga gitu lho, bilang setuju atau nggak setuju,” tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya