Berita

Ketua DPRD Kabupaten Keerom, Bambang Mujiono (kanan) saat bertemu Deputi IV Bidang Ekonomi BIN, I Gede Made Kartikajaya/Ist

Politik

Sejalan dengan BIN, BI dan DPRD Keerom Dukung Program Ketahanan Pangan PMI untuk Papua

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2022 | 13:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

DPRD Kabupaten Keerom Provinsi Papua bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua sejalan dengan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk mendukung program kerja Papua Muda Inspiratif (PMI) dalam ketahanan pangan.

Ketua DPRD Kabupaten Keerom, Bambang Mujiono mengatakan, pihaknya akan mendorong berbagai dinas di Pemda Keerom untuk bersinergi dalam program kerja PMI. Dia juga akan mendorong adanya anggaran untuk PMI, diantaranya anggaran untuk ketahanan pangan di bidang perkebunan, perikanan dan program kerja lainnya.

Bambang menyampaikan dukungan itu usai melakukan pertemuan dengan Deputi IV Bidang Ekonomi BIN, I Gede Made Kartikajaya dan PMI, beserta jajarannya di Kota Baru, Wai Mhorock, Kec. Abepura, Kota Jayapura, Papua, Kamis (22/9).


"Support kami adalah dari sisi penganggaran dan dengan menggerakan seluruh sektor yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program di PMI," ujar Bambang.

Adapun PMI merupakan wadah pemuda binaan BIN, dalam rangka dukungan mengembangkan ide kreatifitas untuk membangun Papua sehingga terwujud percepatan kesejahteraan di Bumi Cendrawasih tersebut.

Menurut Bambang, Presiden Joko Widodo juga mendorong di daerah Keerom untuk mengembangkan food estate. Program PMI yang dibina BIN sangat relevan dengan apa yang menjadi tanggung jawab Kabupaten Keerom, terutama pada penanaman jagung dan produk hasil pengolahannya.

"Kebetulan di Kabupaten Keerom juga mendapatkan program dari Bapak Presiden Jokowi untuk pengembangan food estate lahan jagung seluas 3 ribu hektar," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua Juli Budi Winantya menyatakan kesiapannya untuk mendukung program PMI, terutama dalam menjalankan ketahanan pangan.

Namun, Juli belum menyampaikan jenis dukungan BI kepada PMI. Sebab, masih dalam penjajakan program yang sesuai dengan jenis bantuan.

"Belum terlalu bisa detail bantuanya, kami juga harus pelajari, tapi keywordnya kita support PMI yang dibina BIN, karena ini sejalan untuk memberdayakan ekonomi dan ketahan pangan di Papua," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya