Berita

Situasi Banjir di Puerto Rico setelah dihantam badai Fiona/Net

Dunia

Sudah Obrak-abrik Puerto Rico, Badai Fiona Bersiap Hantam Bermuda

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2022 | 13:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Badai Fiona yang melanda kawasan Kepulauan Karibia semakin menguat hingga masuk kategori 4 atau tertinggi. Diperkirakan badai ini akan bergerak menuju Bermuda setelah membawa kerusakan di Puerto Rico dan Republik Dominika.

"Fiona membawa angin dengan kecepatan130 mil per jam (215 kilometer per jam) pada hari Rabu (21/9) dan diperkirakan akan menguat saat bergerak ke utara menuju Bermuda. Fiona juga bisa mencapai pantai Atlantik Kanada pada Jumat (23/9)," kata Pusat Badai Nasional AS (NHC), seperti dimuat Reuters.

Kepala cabang NHC di Miami, Eric Blake mengatakan ombak tinggi, gelombang badai, hujan deras dan angin kencang akan melalui Bermuda. Tetapi jika Fiona melewati bagian barat pulau, maka Bermuda akan mengalami badai terburuk pada Kamis malam (22/9).


“Mudah-mudahan, inti badai akan tetap berada di barat, tetapi masih bisa berlari ke timur dan menghantam Bermuda. Pantai Timur AS juga akan mengalami gelombang besar dan arus badai yang bergerak menuju Kanada,” ujar Blake.

Mengacu pada jalur Fiona yang diprediksikan akan menuju provinsi Atlantik Kanada Nova Scotia, Newfoundland dan Labrador, Blake menilai situsi tersebut akan menjadi bencana yang besar.

Pada Minggu (18/9), Fiona telah mendarat di Puerto Rico dan menyebabkan banjir serta tanah longsor yang membawa banyak kehancuran. Kemudian dua hari berikutnya, badai mengumpul dan menuju Republik Dominika dan Kepulauan Turks serta Caicos.

Direktur Institut Ilmu Forensik, Maria Conte Miller menyatakan sejauh ini badai Fiona mungkin telah menyebabkan setidaknya delapan kematian, termasuk bayi berusia 4 bulan yang sakit  dan gagal mendapatkan perawatan karena jalan yang banjir.

Sementara itu, Badan Manajemen Darurat Federal AS sejauh ini mengaitkan empat kematian terjadi akibat badai di Puerto Rico dan orang kelima tewas di Guadeloupe pada Senin (19/9).

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya