Berita

Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Desmond Junaedi Mahesa/Net

Politik

Kalau Mau Koalisi dengan PDIP, Prabowo Subianto Wajib Tegur Desmond Mahesa

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2022 | 09:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Respon Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Desmond Junaedi Mahesa atas usulan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri agar nomor urut partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024 tidak diubah, dapat merusak hubungan baik kedua parpol.

Begitu kata pengamat politk dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (22/9).

"Desmond tak selayaknya menyatakan Bu Mega itu berpendapat mungkin hasil konsultasi dengan dukun ya? Pernyataan bernada bertanya ini tentu sangat vulgar dan tak sepantasnya dinyatakan seorang Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Genrindra,” kata Jamiluddin.


Dia menambahkan pernyataan Desmond tersebut dapat menyingung petinggi PDIP, khususnya Megawati. Ketersinggungan itu dikhawatirkan akan mengganggu hubungan kedua partai yang selama ini sudah harmonis.

"Bahkan tidak menutup kemungkinan, peluang PDIP berkoalisi dengan Gerindra menjadi tertutup. PDIP bisa saja menutup pintu untuk itu,” katanya.

Mantan Dekan FIKOM IISIP ini menambahkan kalau kedua partai memang ada keinginan berkoalisi, maka jalan terbaik Prabowo Subianto seyogyanya menegur keras Desmond. Desmond pun selayaknya mencabut pernyataannya itu dan meminta maaf kepada PDIP, khususnya Megawati.

"Tentu itu perlu dilakukan Prabowo dan Desmond bila memang Gerindra ingin berkoalisi dengan PDIP. Tapi bila tidak, maka pernyataan Desmond itu kiranya tak perlu diralat, apalagi meminta maaf,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya