Berita

Presiden AS, Joe Biden saat diwawancarai dalam program 60 Minutes pada Senin (19/9)/Net

Dunia

Biden: AS Siap Turun Langsung Bela Taiwan dari Invasi China

RABU, 21 SEPTEMBER 2022 | 11:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kebijakan Amerika Serikat untuk tidak terlibat langsung dalam perang Rusia-Ukraina, sepertinya tidak berlaku ketika ancaman perang terjadi di Taiwan atas kemungkinan eskalasi yang diluncurkan China.

Dalam sebuah program televisi,  '60 Minutes' pada Senin (19/9), Presiden Amerika Serikat, Joe Biden mengkonfirmasi dukungan militer yang akan AS kerahkan jika China melakukan serangan yang disebut belum pernah terjadi sebelumnnya.  

Scott Pelley, pewawancara dalam program 60 Minutes melempar pertanyaan pada Biden tentang apakah situasinya akan berbeda jika terjadi serangan ke Taiwan. Kemudian dengan cepat Biden menjawab 'Ya' yang secara eksplisit menggambarkan dukungan langsung AS pada Taiwan.  


Meski tanggapan Biden yang terbaru menyatakan pasukanya akan dikerahkan ke Taiwan untuk melawan serangan China, tetapi masih ada ambiguisitas, khususnya saat Mei lalu Biden dengan tegas menyatakan tetap dalam pendirian untuk tidak akan melakukan pengiriman pasukan.

Seperti dimuat ANI News, sejak 1979 Amerika Serikat telah mengakui Taiwan sebagai bagian dari China, di bawah kebijakan “One China Policy" dan tidak mengambil posisi apapun tentang status kedaulatan Taiwan.

Namun, di bawah Undang-Undang Hubungan Taiwan, yang ditandatangani oleh Presiden Jimmy Carter pada tahun 1979, AS juga setuju untuk memberikan Taiwan senjata guna mempertahankan diri dari ancaman yang akan membahayakan keamanan, sistem sosial, ekonomi dan rakyat Taiwan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya