Berita

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting/Net

Politik

Upayakan Tepat Sasaran, Batas Pembelian Pertalite Bisa Berubah

SELASA, 20 SEPTEMBER 2022 | 16:34 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Berbagai upaya dilakukan Pertamina agar subsidi bahan bakar minyak (BBM) subsidi lebih tepat sasaran. Salah satu yang dilakukan adalah uji coba pembatasan pembelian BBM jenis Pertalite.

“Kami sedang uji coba pengendalian pembelian BBM Pertalite di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) agar subsidi BBM bisa lebih tepat sasaran,” kata Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, Selasa (20/9).

Dalam teknis pembatasan, konsumen hanya diperbolehkan membeli Pertalite maksimal 120 liter per hari. Namun angka ini disebut masih sementara.


“Nanti kami sesuaikan dengan ketentuan dan kuota BBM subsidi yang tersisa,” sambungnya.

Adapun pembatasan BBM jenis Solar tertuang dalam keputusan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) berdasarkan Keputusan Kepala BPH Migas No. 04/P3JBT/BPH Migas/KOM/2020.

Dalam putusannya, kendaraan pribadi roda empat maksimal 60 liter per hari, sedangkan kendaraan umum angkutan orang atau barang roda empat maksimal 80 liter per hari.

Kemudian untuk kendaraan umum angkutan orang atau barang roda enam atau lebih maksimal 200 liter per hari. Kini, Pertamina masih menunggu revisi Perpres Nomor 191 Tahun 2014 untuk pembatasan penggunaan BBM bersubsidi berdasarkan jenis kendaraan.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya