Berita

Pasukan perdamaian Jerman di Mali/Net

Dunia

Izin Penerbangan Ditolak, Jerman Hentikan Sementara Pasukan Perdamaiannya di Mali

SELASA, 20 SEPTEMBER 2022 | 15:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Penolakan Mali atas izin penerbangan yang diajukan untuk menyukseskan misi perdamaian PBB, mendorong Jerman kembali menangguhkan pasukan patroli peacekeeping atau pasukan perdamaiannya untuk waktu yang masih belum diketahui.  

Seperti dimuat The Defense Post pada Selasa (20/9), izin dibutuhkan untuk penerbangan pesawat militer dari markas utama Jerman di Gao Mali ke Niamey, ibukota negara tetangga Niger.

Dalam misi PBB di Mali, sekitar 1.100 tentaranya berasal dari militer Jerman. Kehadiran Berlin di Mali dimaksudkan untuk menggantikan Prancis yang menarik pasukannya setelah junta berbalik ke arah Rusia untuk melawan pemberontakan jihadis.


Pekan lalu, Kanselir Olaf Scholz menyatakan pemerintahnya sedang mengerjakan masalah terkait penolakan tersebut dengan mempertimbangkan semua faktor.

"Pertama-tama keamanan tentara harus dijamin, kemudian tentang hak penerbangan, penggunaan drone, dan keamanan yang cukup setelah Prancis meninggalkan wilayah tersebut," kata Scholz.

Operasi patroli baru dilanjutkan awal bulan ini, setelah sebelumnya sempat dihentikan sementara pada 12 Agustus lalu. Penghentian awal dilakukan setelah junta Mali juga menolak izin penerbangan untuk mendukung rotasi personel di bawah misi MINUSMA PBB.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya