Berita

Trimedya Panjaitan/Net

Politik

Soal Dewan Kolonel Dukung Puan, Trimedya: Kalau Megawati Memutuskan Lain, Kita Tegak Lurus

SELASA, 20 SEPTEMBER 2022 | 14:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pembentukan kelompok Dewan Kolonel yang dibentuk sejumlah loyalis Puan Maharani di internal PDI Perjuangan untuk Pilpres 2024, bermula dari usulan anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDIP Johan Budi Sapto Pribowo.

Hal itu ditegaskan politisi senior PDI Perjuangan yang namanya masuk dalam kelompok Dewan Kolonel tersebut, Trimedya Panjaitan, Selasa (19/9).

Trimedya menuturkan Dewan Kolonel itu terbentuk setelah ada rapat pengarahan dari Puan Maharani sebagai pembina fraksi.


"Kemudian masuk ruang pimpinan fraksi, Johan Budi bilang kita loyalis mbak harus buat sesuatu, Dewan Kolonel. Kita tunjukan bahwa kita loyalis Mbak Puan,” kata Trimedya kepada wartawan, Selasa (20/9).

"Yaudah dia bilang gue jadi kordinator jadilah pada saat itu. Kemudian pas Pak Utut ke luar kota sama mbak disampaikan sama Pak Utut, Mbak Puan seneng. Udah gitu aja tidak ada program yang rigid,” imbuhnya.

Dia menambahkan para loyalis Puan Maharnai ini yang terbentuk sebagai kelompok Dewan Kolonel ada dari seluruh komisi di DPR RI dari Komisi I hingga Komisi XI.

"Apa yang bisa kita lakukan setiap komisi kita lakukan di dapil juga. Kalau bahasa nya pacul kan bagaimana mewangikan mbak Puan di dapil kita masing-masing,” ujarnya

Anggota Komisi III DPR RI ini menambahkan, keputusan mendukung Puan adalah pilihan mereka. Tetapi, keputusan akhir tetap mengikuti perintah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang akan menentukan pasangan calon yang akan diusung.

"Kalau Ibu (Megawati) putuskan lain ya kami tentu tegak lurus," tandasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya