Berita

Milorad Dodik/Net

Dunia

Bersiap Temui Putin Bahas Pasokan Energi, Milorad Dodik: Kami Ingin Membangun Pipa Gas ke Banja Luka

SELASA, 20 SEPTEMBER 2022 | 06:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Republika Srpska (RS) bukanlah konsumen gas yang besar seperti Serbia. Namun, masalah pasokan gas sangat penting untuk dibahas karena kemungkinan di masa depan RS akan menjadi konsumen gas yang besar.

Dalam wawancara dengan kantor berita Rusia Tass, Milorad Dodik, Anggota Kepresidenan Bosnia dan Herzegovina (BiH) dari Suku Serbia, yang juga adalah pemimpin partai yang berkuasa, mengatakan bahwa ia akan membahas hal itu dalam pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, yang akan berlangsung hari ini, Selasa (20/9).

Ia juga akan membahas proyek-proyek nyata di bidang energi.  


“Mengenai proyek-proyek tertentu, kami ingin mendapat konfirmasi tambahan bahwa fokus dan prioritas akan berada pada semua kegiatan ekonomi yang terkait dengan kilang minyak dan bahan bakar minyak, pembangunan jaringan pipa gas, pembangkit listrik tenaga gas," kata Dodik.

“Kami ingin membangun pipa gas ke Banja Luka, membangun pembangkit listrik yang akan menggunakan gas. Dalam hal ini, RS akan menjadi konsumen gas yang besar. Kami mendasarkan rencana ini pada potensi Rusia dan kerja sama kami dengan Gazprom,” tambahnya.

Selain masalah pasokan energi, RS juga ingin memperluas kerja sama budaya dengan Rusia. Dalam waktu dekat, pembangunan pusat Ortodoks Rusia-Serbia yang sedang berlangsung di Banja Luka akan selesai. Ia bermaksud akan mengundang Putin untuk mengunjunginya.

Masalah lain juga masuk dalam agenda pertemuan keduanya seperti  tentang Ukraina. Menurut Dodik, orang-orang RS menganggap Rusia sebagai saudara, bahwa mereka memahami posisi Rusia saat ini yang sedang didera sanksi.

Kunjungan Dodik ke Moskow dilakukan di tengah kampanye pra-pemilihan di BiH.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya