Berita

Ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto/RMOL

Politik

Organisasi Kepemudaan Lintas Agama Minta Pemerintah Jamin Kebebasan Warga Memeluk Agama

SENIN, 19 SEPTEMBER 2022 | 16:35 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Organisasi Kepemudaan Lintas Agama membuat pernyataan sikap bersama terkait kebebasan memeluk agama dan beribadah.

Beberapa elemen yang menyatakan sikap bersama diantaranya, PP GP Ansor, PP Pemuda Muhammadiyah, PP Pemuda Katolik, DPN Peradah, DPP Gema MA, GAMKI dan beberapa elemen lainnya.

Ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto mengatakan, sikap bersama tentang kebebasan memeluk agama sebagai respons atas adanya persoalan kebebasan memeluk agama dan beribadah di beberapa daerah di Indonesia.


Dalam pernyataan sikap itu, Cak Nanto mengatakan bahwa Organisasi Kepemudaan Lintas Agama meminta semua institusi dan pemangku pemerintahan, mulai dari Pemerintah Pusat hingga level RT menjamin hak kebebasan memeluk agama dan beribadah bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.

Cak Nanto juga menegaskan bahwa pihaknya meminta para pemimpin dan pejabat pemerintah mulai dari tingkat pusat hingga daerah untuk berdiri di atas semua golongan.

"Serta mengedepankan nilai etik politik kebangsaan dan kenegarawanan yang berlandaskan pada nilai-nilai dan moral Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika," demikian poin desakan yang disampaikan Cak Nanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (19/9).

Organisasi Lintas agama juga meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan narasi-narasi negatif yang ingin memecah-belah keutuhan dan persatuan bangsa.

Pihaknya, kata Cak Nanto, siap mengawal setiap upaya pendirian rumah ibadah di seluruh Indonesia berdasarkan aturan yang berlaku tanpa membeda-bedakan dan mendiskriminasi kebebasan beribadah setiap warga negara.

Elemen yang terdiri dari 9 organisasi kepemudaan itu juga meminta jajaran pengurus dan anggota di seluruh Indonesia untuk memperkuat gerakan nilai-nilai moderasi beragama.

"Dan interaksi sosial antar suku, agama, dan golongan yang berpegang teguh pada prinsip toleransi, solidaritas, dan gotong royong," pungkas Cak Nanto.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

UPDATE

AKBP Didik Konsumsi Serbuk Haram sejak 2019

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:10

Anggaran Pendidikan Bisa Dioptimalkan Tanpa Direcoki MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:08

THR di Jakarta Harus Cair Paling Lambat Dua Pekan sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:25

Ibnu Muljam, Pembunuh Ali yang Hafal Al-Qur'an

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:11

PDIP Sesalkan MBG Sedot Dana Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:01

Ubunubunomologi

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:34

MBG Sah Pakai Anggaran Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:11

Golkar Dukung Impor 105 Ribu Mobil India Ditunda

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:00

Arief Poyuono: Megawati Dukung Program MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:25

Aksi Anarkis Mahasiswa di Polda DIY Ancam Demokrasi

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:23

Selengkapnya