Berita

Anggota Bewaslu RI Lolly Suhenty/Net

Politik

SBY Duga Ada Pihak Mengatur Pemilu 2024, Bawaslu: Warning untuk Kita Mencegah

SENIN, 19 SEPTEMBER 2022 | 15:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pelaksanaan pemilihan presiden (Pilpres) 2024 yang diduga Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), diatur oleh pihak tertentu, direspons Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.

Anggota Bewaslu RI Lolly Suhenty menjelaskan, SBY yang menyatakan Pilpres diseting pihak tertentu dengan hanya memunculkan dua pasangan calon (Paslon) presiden dan wakil presiden akan menjadi perhatian lembaganya.

"Pernyataan Pak SBY tentu menjadi warning bagi Bawaslu yang bertugas mencegah dan menindak pelanggaran maupun sengketa proses Pemilu, serta mengawasi penyelenggaraan tahapan Pemilu, untuk bisa bekerja sebaik-baiknya," ujar Lolly saat dihubungi, Senin (19/9).


Mantan Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat ini memastikan, apa yang disampaikan Presiden keenam RI tersebut pada dasarnya memiliki maksud dan tujuan yang baik untuk jalannya demokrasi di Indonesia.

"Tujuan kita sama, yaitu memastikan Pemilu 2024 berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," sambungnya menegaskan.

Dalam konteks pengawasan, Lolly menyatakan bahwa Bawaslu akan menindaklanjuti temuan/laporan dugaan pelanggaran sesuai dengan mekanisme penanganan pelanggaran yang berlaku.

Dengan begitu, dia tidak menutup kemungkinan pernyataan SBY akan menjadi materi laporan oleh masyarakat.  

"Artinya sepanjang laporan masyarakat, memenuhi standart persyaratan dugaan pelanggaran, tentu akan ditindaklanjuti oleh Bawaslu," demikian Lolly.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya