Berita

Puerto Rico dihantam Badai Fiona/Net

Dunia

Dihantam Badai Fiona, Puerto Rico Matikan Listrik Satu Negara

SENIN, 19 SEPTEMBER 2022 | 12:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Puerto Rico terpaksa memadamkan listrik setelah negara pulau itu dihantam Badai Fiona pada Minggu (18/9). Pemadaman berdampak bagi seluruh penduduknya yang berjumlah 3,3 juta orang.

Operator jaringan Listrik Puerto Rico, LUMA Energy, mengatakan pada awalnya listrik benar-benar padam di seluruh pulau. Tetapi kemudian otoritas berwenang mulai menghidupkan kembali beberapa titik yang diprioritaskan.

"Seluruh sistem kelistrikan pertama kali dimatikan untuk melindungi mesin. Beberapa listrik sedang dipulihkan untuk diberikan ke rumah sakit dan layanan masyarakat penting lainnya," kata jurubicara LUMA, Abner Gomez, seperti dimuat Reuters.


Negara persemakmuran Amerika Serikat itu dihantam Badai Fiona pada Minggu sore.

Menurut National Hurricane Center (NHC), badai Fiona mendarat di pantai barat daya Puerto Rico, dekat Punta Tocon pada pukul 15.20 waktu setempat, dengan angin maksimum 140 kilometer per jam.

Kemudian pada dini hari, NHC melaporkan badai telah menyebabkan bencana banjir dan beberapa tanah longsor yang mengharuskan pemerintah menutup jalan, pelabuhan dan penerbangan.

"Ini bencana besar, kami menanggapi keadaan darurat karena kondisi cuaca memungkinkan," kata Gubernur Puerto Rico Pedro Pierluisi.

Hujan deras dan tanah longsor juga diperkirakan NHC terjadi di Republik Dominika saat badai bergerak ke arah barat laut, dengan Kepulauan Turks dan Caicos yang kemungkinan akan menghadapi kondisi badai tropis pada Selasa (20/8).

Presiden AS, Joe Biden menyetujui deklarasi darurat untuk Puerto Rico pada Minggu, yang mempercepat gerakan Badan Manajemen Darurat Federal untuk memberikan bantuan kepada warga Puerto Rico.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya