Berita

Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Andi Nurpati/Net

Politik

Jawab Hasto, Andi Nurpati: Penyelenggara Negara Masuk Politik Itu Banyak, di PDIP Juga Ada Johan Budi

SENIN, 19 SEPTEMBER 2022 | 08:29 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tudingan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto soal kecurangan Pemilu 2009 adalah hal basi yang terus-menerus diungkit ke publik. Andi Nurpati, yang namanya ikut disebut oleh dalam tudingan teranyar Hasto, mengaku sudah bosan untuk memberi jawaban.

Hasto lewat keterangan tertulis yang dibuat untuk menanggapi pidato “turun gunung” Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhyono (SBY), mengungkit bahwa puncak kecurangan pemilu justru terjadi pada tahun 2009 ketika SBY maju pada periode kedua berpasangan dengan Boediono.

Hasto menuding ada penggelembungan daftar pemilih tetap (DPT) sehingga Demokrat bisa menang telak. Salah satu bukti yang bukti yang disampaikan adalah masuknya dua mantan komisioner KPU, Anas Urbaningrum dan Andi Nurpati ke Partai Demokrat.


Andi Nurpati yang bosan menjawab tudingan itu kini mulai santai memberi penjelasan. Katanya, soal penyelenggara negara masuk ke partai politik usai tidak lagi menjabat adalah hal yang biasa. Di banyak partai juga ada, tidak hanya di Demokrat.

Bahkan di PDI Perjuangan juga ada mantan pimpinan KPK, yang sekarang sukses diusung menjadi anggota DPR.

“Pertama, penyelenggara negara masuk politik itu banyak. Di PDIP juga ada Johan Budi toh. Jadi kalau saya dan Anas masuk Demokrat itu (sama seperti Johan Budi) hak prerogatif,” tegasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (19/9).

Kedua, Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat itu menjawab soal tudingan DPT gembung. Kepada Hasto, dia mengurai proses masuknya DPT ke tangan KPU.

Katanya, KPU menerima data pemilih potensial itu dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang bersumber dari data milik gubernur. Data dari gubernur ini berasal dari camat, yang didapat dari pendataan di tingkat RT.

“Semua sumber dari bawah. Kala itu pendataan penduduk masih manual. Sama seperti saat Bu Megawati jadi presiden, pendataannya juga masih manual,” ujarnya.

“Apakah Hasto mau bilang dari para pendata itu ada penggelembungan?” sambung Andi Nurpati.

Setelah memberi penjelasan itu, Andi Nurpati turut mengungkit bahwa Pemilu 2019 juga muncul banyak dugaan kecurangan yang disampaikan masyarakat di media sosial. Atas dasar tersebut, Andi Nurpati meminta Hasto berhenti melempar tudingan basi dan berdiri tegak untuk memastikan Pemilu 2024 tidak terjadi kecurangan. Di mana Hasto kini adalah sekjen dari partai pemenang pemilu.

“Jadi Hasti buktikan saja tidak ada kecurangan di Pemilu 2024 nanti,” demikian Andi Nurpati.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya