Berita

Plt. Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono saat sambutan Mukerwil se Kalimantan Barat/RMOL

Politik

500 Hari Menuju Pemilu, Mardiono: PPP Harus Lahirkan Lagi Tokoh Sebesar Hamzah Haz

MINGGU, 18 SEPTEMBER 2022 | 22:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak kurang dari 500 hari lagi Indonesia akan menghelat hajatan akbar Pemilu Serentak 2024. Untuk itu, kader-kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) harus merapatkan barisan menguatkan soliditas untuk menghadapi pesta demokrasi lima tahunan itu.

Begitu pesan yang disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono saat memberikan kata sambutan dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) dan Sekolah Politik DPW PPP se-Kalimantan Barat.

“Dengan waktu yang sekitar 500 hari lagi, para kader di Kalbar bersatu untuk mulai bekerja elektoral. Kita sekarang ini juga bagian dari konsolidasi jelang Pemilu 2024,” ujar Mardiono, di Hotel Golden Tulip, Pontianak, Kalbar, Minggu (18/9).


Dikatakan Mardiono, sekolah politik di Kalbar bertujuan untuk pemanasan agar para kader mendapat ilmu dari masing-masing bidang. Hal tersebut juga merupakan bagian dari strategi kemenangan Pemilu 2024.

“Karena PPP merupakan partai yang sudah cukup tua, kita memanaskan kembali. Saya berharap, Kalbar bisa kembali melahirkan tokoh besar yang mengantarkan PPP berjaya seperti mantan Wakil Presiden Hamzah Haz,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPW PPP AM Nasir mengatakan, sekolah politik kali ini sangat penting. Menurutnya, para kader yang mengikuti sekolah politik akan mendapat ilmu dari para pengajar yang berasal dari DPW. Kemudian, ilmu tersebut bisa diturunkan hingga tingkat terbawah.

“Para pengajar berasal dari kader DPW yang sudah belajar di tingkat DPP. Sekolah politik ini berguna untuk mengkokohkan persepsi kolektif terhadap PPP, agar menjadi partai yang solid dan tidak mudah terpecah-belah,” demikian Nasir.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya