Berita

Wakil Ketua Dewan Pembina Himpunan Pengusaha Nahdliyin Ubaidillah Amin/RMOL

Politik

Indonesia Harus Berdaulat Pangan, Tidak Boleh Bergantung dari Impor

MINGGU, 18 SEPTEMBER 2022 | 14:58 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sektor pertanian harus menjadi perhatian penting oleeh pemerintah. Sebab, dengan sumber daya alam (SDA) yang dimiliki, sudah sepatutnya Indonesia berdaulat dalam hal pangan.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Pembina Himpunan Pengusaha Nahdliyin Ubaidillah Amin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (18/9).

"Jika kita mau berfikir dan bertindak secara jernih Indonesia dengan struktur tanah yang sangat agraris, sudah sepatutnya dan selayaknya bisa berdaulat pangan, dan menjadikan enterpreanur-enterpreneur dalam sektor pertanian dan produk olahannya serta terciptanya lapangan pekerjaan yang sangat besar dalam sektor ini," kata Ubaidillah.


Ia mengaku miris ketika melihat kenyataannya seperti yang terjadi sekarang, yaitu kebutuhan pangan masyarakat Indonesia bergantung dari impor.

"Tidak malah sebaliknya kebutuhan pokok pangan dalam negeri selalu dibackup oleh impor dari luar negeri," ujarnya.

Ia meminta kepada seluruh kementerian yang bergerak di sektor perekonomian untuk bekerja mengikuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah satunya dengan menyelesaikan program food estate.

“Dalam mengatasi masalah yang terjadi saat ini kita harus membangun program pertanian yang berbasis economic of scale (sekala luas), untuk itu kenapa saya dorong food estate harus segera diselesaikan," katanya.

Selain itu, sudah saatnya Indonesia menerapkan klusterisasi tanaman pertenian, yaitu setiap daerah dibuat seragam dalam pertaniannya dan tentunya sesuai dengan iklim dan kontur tanahnya.

"Misalkan untuk tanaman tebu di Jawa timur di kabupaten A,B,C. Untuk tanaman Kopi dan kakao di kabupaten ini dan itu dan seterusnya."

"Jika tidak sesuai dengan tanaman pertanian yang ditentukan maka pemerintah akan menindak secara hukum pemilik lahan tersebut," ujarnya.

Menurut dia, kebijakan itu juga harus diiringi dengan ketersediaan pabrik di kawasan tersebut.

"Tentunya dengan diiringi pula pabrik pengolahan, ketersediaan pupuk, packaging di kabupaten tersebut, dan yang pasti masyarakat petani harus diberikan keuntungan yang jelas dan pasti dengan tidak mempersulit benih, pupuk serta memainkan harga pupuk ataupun pembelian produk hasil pertaniannya," katanya.

Ia menambahkan, dirinya terkadang sedih ketika melihat penduduk di desa harus berurbanisasi untuk mencari peruntungan ke Jakarta atau sejumlah kota besar.

Hal ini lantaran kurang perhatiannya pemerintah kepada mereka, sehingga merasa di pedesaan tak ada pekerjaan yang bisa mencukupi kehidupan masyarakat.

"Karena justru sebaliknya, di desa lapangan pekerjaan sangat terbuka luas begitu juga kesempatan untuk menjadi seorang pengusaha (enterpreneur) khususnya dalam bidang pertanian peternakan serta produk olahannya," kata dia.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya