Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Politik

Pengamat: Pidato AHY Bisa jadi Bahan Wacana Publik Jelang Pilpres 2024

MINGGU, 18 SEPTEMBER 2022 | 03:56 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pengamat politik Muhammad AS Hikam berpendapat, pidato Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam Rapimnas Demokrat layak untuk dicermati.

Menurut dia, meski pidatonya masih memakai gaya teatrikal lama dan rada kaku, namun pesan-pesan tentang visi dan strategi politik yang disampaikan cukup bagus dan memiliki landasan rasionalitas.

“Orientasi pembangunan berorientasi manusia namun tak mengesampingkan pembangunan infrastruktur, patut dijadikan bahan perbincangan publik. Demikian pula kritik terhadap IKN dan kondisi ekonomi rakyat kekinian,” kata AS Hikam kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (17/9).


Disisi lain, Akademisi Universitas Presiden ini melihat hal menarik ketika AHY menyinggung kebebasan berpendapat era Presiden Joko Widodo dengan kehidupan berdemokrasi saat ini dengan mengutip pidato KH Hasyim Asy'ari dalam harlah NU ke 11 di Banjarmasin tahun 1936 yang menggarisbawahi pentingnya kebebasan berbicara bagi rakyat.

Padahal, kata AS Hikam, saat itu RI masih dalam era di bawah kolonialisme.

“Pidato politik AHY bisa menjadi salah satu bahan wacana publik jelang 2024 yang menarik dan substantif, terlepas dari setuju atau tidak dengan substnsi dan solusi yang jadi muatannya,” demikian AS Hikam.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya