Berita

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan/Net

Politik

Survei LPI: Budi Gunawan jadi Tokoh Paling Berpengaruh di Kabinet Indonesia Maju

SABTU, 17 SEPTEMBER 2022 | 20:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan menjadi tokoh paling berpengaruh di antara jajaran anggota Kabinet Indonesia Maju. Selain Budi Gunawan, ada sembilan nama lain yang dipandang memiliki pengaruh di kabinet.

Hal tersebut terekam dalam survei terbaru Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) bekerja sama dengan Indonesian Publik Institute (IPI), dan Indonesian Club (IC). HAsil survei, dirilis dalam diskusi hasil survei bertajuk "Tokoh Paling Berpengaruh Selama Semester 1 Tahun 2022 Pemerintahan Joko Widodo menurut Pandangan Kelas Menengah" di Metro Coffee Bar, Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (17/9).

Pendiri Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens dalam paparannya mengatakan, survei dilakukan untuk memberikan penilaian terhadap 45 orang anggota kabinet yang memimimpin kementerian dan lembaga tinggi negara.


"Dari 45 nama tersebut, ada 10 menteri atau kepala lembaga negara yang masuk kategori tokoh paling berpengaruh dan di nomor satu adalah Kepala BIN Pak Budi Gunawan dengan skor nilai 2,39 dari skala 0 sampai 4," ujar Boni Hargens.

Boni menegaskan, sepuluh tokoh yang terbaik ini adalah mereka yang dinilai kalangan menengah intelektual Indonesia sebagai orang-orang yang menjadi tulang punggung Presiden Joko Widodo dalam pelaksanaan pembangunan selama semester awal tahun kerja 2022.

“Saya kira publik melihat sendiri bagaimana para tokoh ini bekerja dan berdedikasi selama ini. Wajar jika hasil survei ini memberikan affirmasi yang sepadan terhadap mereka,” katanya.

Menurutnya, wajar Kepala BIN Budi Gunawan menjadi yang paling banyak dipilih. Budi adalah sosok yang cerdas, bekerja dalam senyap, dan sangat professional dalam melaksanakan tugasnya baik sebagai kepala BIN maupun sebagai orang dekat Presiden Jokowi.

Selain Budi Gunawan, sembilan nama lain yang dipandang berpengaruh Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dengan skor 2,38, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (2,38), Menkopolhukam Mahfud MD (2,38), Menteri BUMN Erick Thohir (2,38)

Berikutnya Menparekraf Sandiaga Uno (2,35), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (2,35), Menteri Keuangan Sri Mulyani (2,34), Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (2,33), dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (2,32).

Survei ini dilakukan dalam medio 30 Agustus sampai 12 September 2022 terhadap kelas menengah intelektual, yang terdiri dari para dosen/pakar, peneliti, anggota LSM/NGO dan aktivis/seniman di 34 provinsi.

Lima hal yang diukur dalam survei ini adalah popularitas, pengaruh, kontroversial, keunikan, relevansi dan kontribusi pemikiran.

Teknik sampling yang digunakan pada riset ini adalah purpose sampling di mana subyek yang dituju sebagai sampel memiliki kriteria khusus seperti profesi dan bidang keilmuan dengan jumlah sampel sebayak 800 responden,

Toleransi kesalahan atau margin of error survei ditetapkan sebesar 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya