Berita

Diskusi Ngopi dari Seberang Istana menghadirkan narasumber Anggota DPR RI, Mardani Ali Sera; Manajer Program Perludem, Fadli Ramadhanil dan Pakar Gestur, Dewi Haroen/Repro

Politik

Mardani PKS Klaim DPR Tidak Tirani, Makanya Tak Perlu Dibatasi

SABTU, 17 SEPTEMBER 2022 | 17:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pembatasan periode jabatan untuk seorang presiden tidak bisa diberlakukan sama kepada anggota DPR RI.

Anggota DPR RI Fraksi PKS, Mardani Ali Sera mengatakan, esensi dari pembatasan masa jabatan adalah untuk membatasi kekuasaan.

Dengan esensi tersebut, maka pembatasan jabatan sudah tepat diterapkan kepada seorang kepala negara dengan maksimal dua periode sebagaimana amanat konstitusi.


Namun demikian, aturan pembatasan tersebut tidak tepat bila diterapkan kepada wakil rakyat di DPR RI. Sebab menurutnya, tidak ada kekuasaan yang dipegang oleh anggota dewan di Senayan.

"Legislatif tidak menjadi kekuasaan sentralistik, lebih ke kolektif kolegial sehingga tidak akan menimbulkan peluang untuk tirani," kata Mardani Ali Sera dalam acara Ngopi dari Seberang Istana bertema "2024 Panggung Sandiwara atau Perubahan?", Sabtu (17/9).

Mardani yang juga Ketua DPP PKS ini berujar, yang lebih penting bagi anggota DPR RI adalah keterwakilan. Salah satu contoh yang sudah diterapkan adalah keterwakilan perempuan minimal 30 persen untuk masing-masing fraksi di DPR.

"Buat saya, keterwakilan dari kelompok-kelompok yang perlu diafirmasi (lebih penting). Misalnya (keterwakilan) anak muda, akademisi. (soal) Pembatasan biar menjadi isu publik," tandasnya.

Selain Mardani, diskusi tersebut turut dihadiri Manajer Program Perludem, Fadli Ramadhanil dan pakar gestur, Dewi Haroen. Diskusi dipandu langsung oleh pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya