Berita

Presiden Bolivia, Luis Arce/Net

Dunia

Presiden Bolivia Tolak Proposal IMF yang Dinilai Rugikan Rakyat

SABTU, 17 SEPTEMBER 2022 | 13:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Bolivia dengan tegas menolak proposal rekomendasi dari Dana Moneter Internasional (IMF) yang bertujuan mengarahkan kembali ekonomi Bolivia.

Ia menegaskan  model ekonomi yang diikuti oleh pemerintahannya terbukti mandiri dan manjur.

"Model ekonomi, sosial dan kemasyarakatan kami sangat produktif. Ini terus menunjukkan keberhasilan kebijakan independensi ekonomi nasional dalam mengurangi kesenjangan," kata Presiden Bolivia, Luis Arce, seperti dimuat Xinhua pada Jumat (16/9).


Arce menjelaskan, penolakan pinjaman IMF dilakukan untuk menghindari risiko kerugian yang mungkin akan berdampak pada rakyatnya,  khususnya pada kelas pekerja.  

“Makanya kami tidak terima usulan IMF yang akan merugikan rakyat, terutama kelas pekerja,” ungkapnya.  

Sejalan dengan Presiden,  Menteri Ekonomi dan Keuangan Publik Bolivia, Marcelo Montenegro mengatakan rekomendasi IMF mengenai subsidi bertentangan dengan kebijakan pemerintah.

"Pemerintah tidak punya rencana untuk mengikutinya. Formula IMF telah usang jika diterapkan hari ini, terutama di Bolivia," tegasnya.

Montenegro juga menghimbau  setiap negara untuk merumuskan dan menerapkan kebijakan ekonomi serta keuangannya sendiri secara berdaulat, agar tidak terkekang oleh IMF.

Pada Kamis (15/9), IMF menawarkan Bolivia untuk menilai kembali nilai tukar antara mata uang nasional dengan dolar AS yang tetap sama sejak 2011. Selain itu, IMF juga mengusulkan subsidi pemerintah untuk bahan bakar dan sektor ekonomi tertentu.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya