Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/RMOL

Politik

Pidato Kebangsaan 21 Tahun Demokrat, AHY: Kami Punya Pengalaman Lengkap dalam Berdemokrasi

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2022 | 16:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pidato kebangsaan 21 tahun berdirinya Partai Demokrat disampaikan sang Ketua Umum Agus Harimurthi Yudhoyono. Salah satu topik yang dia angkat yakni soal demokrasi.

Sosok Ketum Demokrat yang karib disapa AHY itu menyampaikan pidato kebangsaan di hari kedua Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, Kamis siang (15/9).

"Di usai yang ke-21 tahun, Partai Demokrat memiliki pengalaman lengkap dalam berdemokrasi. Kami pernah 10 tahun memimpin jalnnya pemerintahan. Kini kami berada di luar kekuasaan menjalankan fungsi check and balance," ujar AHY.


Putra sulung Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono ini mengatakan, Partai Demokrat dalam segala situasi memiliki prinsip yang tak pernah berubah. Yakni kaitannya dengan arah keberpihakannya dalam berpolitik.

"InsyaAlah Partai Demokrat tetap istiqomah untuk memperjuangkan dan mengawal harapan rakyat," sambungnya menegaskan.

Maka dari itu, AHY menegaskan bahwa dalam Rapimnas 2022 sekarang partai berlambang Mercy ini memiliki 3 fokus utama yang dibahas oleh ribuan kader yang hadir baik DPP, DPD maupun DPC.

"(Pertama) kami memikirkan dan mencari solusi atas persoalan rakyat, utamanya kondisi sosial ekonomi rakyat," papar AHY.

Kemudian untuk fokus kedua, AHY menyebutkan bahwa Rapimnas Demokrat kali ini mengambil sikap atas sejumlah isu nasional yang fundamental yang juga jadi perhatian rakyat dan dunia.

"Baik soal demokrasi, kebebasan, keadilan, dan supremasi hukum," sambungnya menjelaskan.

Adapun fokus ketiga, lanjut AHY, adalah yang terkait dengan harapan dan rekomendasi Partai Demokrat untuk daerah dah Pemilu Serentak 2024.

"Hal-hal itulah yang menjadi fokus pidato politik saya hari ini. Partai Demokrat menawarkan keinginan solusi terbaik yang dapat menjadi alternatif penyelesaian rakyat saat ini," demikian AHY.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya