Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat hadiri acara DPW PKS/Net

Nusantara

Sangat Layak Nyapres, PKS DKI Beberkan Keunggulan Anies Baswedan

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2022 | 16:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta Khoirudin mendukung Anies Baswedan untuk maju menjadi calon presiden (Capres) mendatang. Ia menilai Anies sangat layak untuk menjadi Presiden RI 2024.

Alasannya karena mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu merupakan sosok yang cerdas dengan meraih S3 lulusan Amerika dan mendapatkan banyak Lebih 20 penghargaan nasional dan Internasional selama menjadi Gubernur Jakarta.

Tidak hanya itu, Anies dinilai sangat Nasionalis karena beliau merupakan cucu Pahlawan Nasional A. R Baswedan yang sangat cinta pada negara. Kepribadiannya yang tenang dan tidak temperamental telah terbukti selama memimpin Jakarta.
 

 
"Walau dihujat (Anies) tetap santun, kapasitasnya mumpuni sejajar dengan para pemimpin dunia, berintegritas tinggi terbukti dalam memimpin Jakarta dapat 5 kali WTP hasil audit BPK," kata Khoirudin saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJakarta, Jumat (16/9).

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu juga menganggap Anies sosok yang memiliki komitmen kuat dalam melaksanakan nilai Pancasila dengan melayani semua warganya.

Selain itu, mantan Rektor Universitas Paramadina itu juga dinilai komunikatif kepada semua kalangan serta patriotik karena mengorbankan segalanya untuk kejayaan dan kemakmuran tanah airnya.

"Patuh pada peraturan dan perundang-undangan, good looking, tampan luar dan dalam, Pak Anies mempesona," puji Khoirudin.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mulai blak-blakan menyatakan siap mencalonkan diri sebagai presiden pada Pemilu 2024 mendatang jika ada partai yang siap meminang dirinya untuk dijadikan Capres

“Saya siap mencalonkan diri sebagai presiden jika ada partai yang mencalonkan saya,” kata Anies kepada Reuters di Singapura, Kamis (15/9).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya