Berita

Perdana Menteri Swedia Magdalena Andresson/Net

Dunia

Akui Kalah Pemilihan dari Oposisi, PM Swedia Mundur dari Jabatannya

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2022 | 16:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kemenangan partai sayap kanan Swedia untuk pertama kalinya, telah mendorong pengunduran diri Perdana Menteri sayap kanan tengah, Magdalena Andersson pada Kamis (15/9).

Seperti dimuat AFP, Andersson mengumumkan pelepasan jabatan setelah penghitungan suara cepat menyatakan oposisi sayap kanan, Partai Demokrat Swedia memenangkan 176 dari 349 kursi di pemilihan parlemen.

"Jadi besok saya akan menyerahkan pengunduran diri saya sebagai perdana menteri, dan tanggung jawab untuk proses lanjutan akan berada di tangan parlemen," kata Andersson dalam konferensi persnya pada Rabu (14/9).


Meskipun pernghitungan suara masih terus berlangsung hingga Minggu (18/9) mendatang, namun Andersson yang merupakan pemimpin Partai Sosial Demokrat mengatakan bahwa partai oposisi akan tetap menang.

Dengan 20,6 persen suara yang telah dihitung sejauh ini, Partai Demokrat tersebut muncul sebagai partai terbesar kedua di Swedia setelah Partai Sosial Demokrat, yang telah berkuasa di politik Swedia sejak 1930-an.

Sementara itu, jabatan perdana menteri kemungkinan besar akan diberikan kepada pemimpin Partai Moderat, Ulf Kristersson, yang berkoalisi dengan Partai Demokrat.

Pemimpin Partai Demokrat, Jimmie Akesson memilih tidak maju untuk jabatan PM karena dinilai tak dapat menyatukan keempat partai untuk memimpin pemerintahan.

Pemilihan tersebut menandai titik balik dalam politik Swedia. Partai Demokrat yang dikenal anti-imigran muncul pertama kali di parlemen pada 2010 dan dijauhi oleh semua partai besar.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya