Berita

Rapat konsolidasi Fraksi PPP DPR RI/Ist

Politik

Mardiono: Fraksi PPP Harus Kompak Kawal Aspirasi Umat di DPR RI

RABU, 14 SEPTEMBER 2022 | 22:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Seluruh anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di DPR RI harus selalu solid, kompak, dan satu komando dalam melakukan perubahan yang lebih baik. Walaupun saat ini PPP hanya memiliki 19 kursi, namun tetap bisa memberikan warna tersendiri di Parlemen.

Begitu dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono saat memimpin rapat konsolidasi Fraksi PPP DPR RI di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu malam (14/9).

Dalam kesempatan ini, hadir Ketua Fraksi PPP, Amir Uskara dan Sekretaris Jenderal PPP Arwani Thomafi serta segenap anggota Fraksi PPP DPR RI.


"Kita harus semangat, kompak dan satu komando, sehingga PPP bisa terus mewarnai DPR melalui kerja-kerja legislasi yang bertujuan mengawal aspirasi umat dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik," ujar Mardiono.

Selain tugas-tugas legislasi, Mardiono juga mengintruksikan semua anggota Fraksi PPP untuk menyukseskan pemenangan PPP pada Pemilu 2024 mendatang dengan tetap maju sebagai anggota legislatif (Caleg).

Dia meyakini, semua anggota DPR telah melakukan kerja-kerja elektoral dengan selalu turun ke konstituen mereka di tengah kesibukannya menjalankan amanah dan tugas-tugas negara.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Fraksi PPP DPR RI, Achmad Baidowi memastikan bahwa Fraksi PPP akan selalu kompak mengikuti arahan pimpinan DPP PPP.

"Fraksi PPP akan selalu kompak mengawal kebijakan DPP PPP dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik," kata Baidowi.

Saat ini, kata Legislator Madura itu, semua anggota Fraksi PPP akan fokus pada semua tugas yang sudah diberikan, termasuk tugas di komisi dan alat kelengkapan dewan, baik sebagai pimpinan AKD atau yang lainnya.

"Kami meminta Fraksi PPP Fokus pada tugas-tugas Komisi dan AKD lainnya, sehingga bisa maksimal mengawal aspirasi umat," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya